Ads
Politik

Rakerda DPD Golkar Bojonegoro: Matangkan Strategi Pemilu 2029 dan Konsolidasi Akbar Tingkat Desa

syailendraachmad51
×

Rakerda DPD Golkar Bojonegoro: Matangkan Strategi Pemilu 2029 dan Konsolidasi Akbar Tingkat Desa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260912 WA0224

​BOJONEGORO||TRANSISINEWS –Langkah taktis untuk memperkuat basis massa hingga ke tingkat akar rumput terus dimaksimalkan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro.

Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan massal Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Bojonegoro di Ballroom Hotel Dewarna pada Sabtu (12/09/2026), partai berlambang pohon beringin ini resmi memanaskan mesin politiknya.

​Forum konsolidasi skala besar ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim Aan Ainur Rofik, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran Pengurus Daerah KPPG Jatim, serta segenap jajaran Dewan Penasehat dan Pertimbangan DPD Partai Golkar Bojonegoro.

​Ketua Panitia Rakerda Anis Mustofa menguraikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan koordinasi antar-pengurus, menyusun program kerja taktis, serta mengunci target politik dari tingkat daerah, kecamatan, hingga ke tingkatan desa.

​”Prosesi pelantikan ini mengukuhkan jajaran inti Pimpinan Kecamatan yang terdiri dari posisi Ketua, Sekretaris, hingga Bendahara dengan total 84 orang. Secara keseluruhan, tiap kecamatan diisi oleh 25 personalia. Dengan 28 kecamatan di Bojonegoro, total ada 700 pengurus kecamatan yang resmi dilantik, bersamaan dengan 430 pimpinan desa yang siap menjalankan amanah organisasi,” terangnya.

​Anis menambahkan, penguatan jaringan struktur ini diharapkan dapat meningkatkan soliditas kader agar tetap senantiasa hadir dan peka terhadap aspirasi masyarakat di sekitarnya.

​Menyambung hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto—yang akrab disapa Mas Pri—menjelaskan bahwa kelengkapan struktur partai di tingkat bawah terus mengalami kemajuan signifikan.

Saat ini pihaknya tengah merampungkan formasi pengurus tingkat desa/kelurahan yang diproyeksikan diisi oleh 15 kader per desa, dengan total keseluruhan mencapai 6.450 pengurus se-Kabupaten Bojonegoro.

​”Progres kelengkapan pengurus desa saat ini sudah menyentuh angka 75 persen. Kekurangan 25 persen ini akan segera kami rampungkan pada tahun 2026 ini, yang memang kami tetapkan sebagai tahun konsolidasi total. Masuk tahun 2027, kami siap memasang kader-kader petarung terbaik untuk mengamankan kemenangan di Pemilu 2029,” tegas Mas Pri.

​Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro ini meyakini bahwa kesiapan infrastruktur partai yang solid dan modern saat ini sudah sangat layak untuk membawa Golkar merebut kembali puncak kepemimpinan politik di Kabupaten Bojonegoro.

​”Jika melihat kesiapan pengurus hari ini, andaikata Pemilu digelar mendadak pun, saya yakin Golkar Bojonegoro sudah mampu mengamankan 8 kursi di dewan. Dengan sisa waktu persiapan tiga hingga empat tahun ke depan, tentu peluang untuk merebut 8 kursi atau bahkan lebih akan terbuka sangat lebar,” tambahnya penuh optimis.

​Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim Aan Ainur Rofik menyampaikan bahwa keberhasilan konsolidasi awal ini sudah ditandai secara nyata dengan suksesnya penataan struktur organisasi hingga tingkat terbawah.

Keberhasilan Rakerda serta pelantikan pengurus kecamatan hingga desa menjadi bukti kesiapan mesin partai di Bojonegoro.

​Aan Ainur Rofik menjelaskan bahwa DPD Partai Golkar Bojonegoro harus mengawal porsi kaderisasi kader perempuan guna memenuhi amanat undang-undang terkait kuota 30 persen keterwakilan perempuan.

​Selanjutnya, Aan Ainur Rofik menekankan pentingnya perekrutan kader muda sesuai dengan arahan DPD Partai Golkar Jatim yang menargetkan porsi hingga 40 persen.

“Langkah ini sejalan dengan komitmen Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji yang menegaskan posisi Golkar sebagai wadah dan rumah politik bagi generasi muda,” tambahnya.

​Guna mengamankan perolehan suara kelak, Aan Ainur Rofik mendorong penyiapan dan pembentukan calon saksi partai melalui Badan Saksi Nasional (BSN).

Meskipun perhelatan Pemilu masih cukup jauh, penyiapan saksi berjenjang dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi merupakan tindak lanjut atas surat instruksi resmi DPP Partai Golkar.

​Aan Ainur Rofik menuturkan bahwa penataan administrasi kader menjadi perhatian penting organisasi.

“Penyempurnaan data kepengurusan dan penertiban SK Pimpinan Desa (PD/PL) maupun Pimpinan Kecamatan (PK) terus difinalisasi sebagai bagian dari profesionalisme tata kelola partai,” ungkapnya.

​Apresiasi tinggi disampaikan oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir langsung dalam forum tersebut.

Pihaknya secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih kepada Partai Golkar yang telah memberikan dukungan serta pengawalan konsisten sejak awal pencalonan hingga dirinya resmi memimpin Kabupaten Bojonegoro.

​Setyo Wahono mengenang bagaimana dinamika awal langkah politiknya tidak terlepas dari bimbingan dan kepercayaan yang diberikan oleh jajaran pengurus Partai Golkar.

​”Partai Golkar adalah yang pertama meyakinkan, mengarahkan, dan mendidik saya dalam dunia politik, mengingat latar belakang saya sebelumnya berasal dari kalangan profesional. Melihat soliditas serta kerapian struktur partai hari ini, saya sangat meyakini bahwa target menang Pemilu 2029 bukanlah hal yang mustahil. Meraih target 8 kursi atau bahkan lebih sangat realistis diwujudkan oleh Golkar Bojonegoro,” puji Setyo Wahono.

​Optimisme kepala daerah tersebut direspons lebih agresif oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufti.

Melihat pemaparan laporan Rakerda dan kesiapan infrastruktur partai hingga level bawah, Ali Mufti secara resmi menginstruksikan DPD Golkar Bojonegoro untuk membidik lonjakan target perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang dari raihan 5 kursi pada pemilu sebelumnya.

​”Melihat laporan Rakerda dan kesolidan antar-pengurus partai hari ini, target merebut 12 kursi DPRD Bojonegoro pada Pemilu mendatang sangat masuk akal untuk dicapai. Dengan mengedepankan prinsip Rakerda, mengimplementasikan program yang dibutuhkan masyarakat, serta menjaga konsolidasi di akar rumput, target 12 kursi itu bukan hal yang mustahil,” tegasnya.

​Menanggapi instruksi strategis tersebut, Mas Pri menyatakan kesiapan penuh seluruh jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bojonegoro untuk menyatukan kekuatan.

Pihaknya siap merapatkan barisan, menjalankan arahan pimpinan DPD Jawa Timur, serta menempatkan kader-kader terbaik demi merebut kemenangan total pada perhelatan politik 2029. (sy)