Syarif juga menambahkan bahwa jumlah peserta yang sedikit menunjukkan minimnya dukungan terhadap tuntutan-tuntutan yang berpotensi anarkis dan merugikan masyarakat.
“Kejadian ini perlu diwaspadai karena kelompok-kelompok seperti ini bisa menimbulkan masalah yang lebih besar di masa depan,” pungkasnya.
Demo kecil ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Bojonegoro tentang potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum.(sy)













