Ads
Pemerintahan

Bupati Wahono: Program Gayatri Kini Jadi Stimulus Kemandirian Ekonomi Keluarga di Bojonegoro

syailendraachmad51
×

Bupati Wahono: Program Gayatri Kini Jadi Stimulus Kemandirian Ekonomi Keluarga di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
1781178970728 copy 1280x755

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (11/06/2026).

Melalui program inovatif bertajuk Medhayoh Bupati (Bupati Bertamu), orang nomor satu di Bumi Angling Dharma, Setyo Wahono, turun langsung menyisir wilayah pedesaan guna menemui para petani serta para ibu rumah tangga penerima manfaat Program Gayatri.

​Aksi blusukan ini sengaja dilakukan demi memastikan program-program strategis pemberdayaan ekonomi lokal yang digelontorkan pemerintah daerah (pemda) berjalan optimal dan tepat sasaran di akar rumput.

​Mengawali agendanya, Bupati Setyo Wahono langsung melangkah menuju areal persawahan warga yang tengah sibuk memasuki masa tanam padi.

Tanpa sekat, bupati berdialog gayeng dengan para petani dan kaum ibu yang sedang beraktivitas di sawah.

Sembari mendengarkan keluh kesah dan aspirasi mereka, ia menyuntikkan motivasi agar para petani tetap tangguh menjaga produktivitas padi sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah.

​”Sektor pertanian adalah urat nadi sekaligus kekuatan utama Kabupaten Bojonegoro. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus hadir mengawal para petani lewat stimulus program yang mampu mendongkrak hasil panen sekaligus menaikkan taraf pendapatan riil masyarakat,” tegas Setyo Wahono di sela-sela dialog.

​Sebagai bentuk dukungan konkret, dalam momentum Medhayoh tersebut Bupati turut menyerahkan bantuan bibit padi unggulan varietas Gamagora serta bibit pohon alpukat kepada kelompok tani setempat.

Varietas bibit ini diharapkan menjadi komoditas baru yang bernilai ekonomi tinggi bagi warga Ngraho.

​Usai mencangkul aspirasi di pematang sawah, langkah kaki Bupati Setyo Wahono bergeser menuju pemukiman warga, tepatnya menyambangi kediaman Mariyem.

Ibu rumah tangga ini merupakan salah satu potret sukses dari penerima manfaat Program Gayatri—singkatan dari Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri.

​Program Gayatri sendiri merupakan program unggulan Pemkab Bojonegoro yang didesain khusus untuk menstimulus kemandirian ekonomi keluarga berbasis pemanfaatan pekarangan rumah.

​Kepada Bupati, Mariyem menceritakan bahwa dirinya sudah menekuni program ini selama hampir satu tahun.

Dari modal awal 103 ekor ayam petelur yang dikelolanya dengan tekun, kini ia mampu memanen rata-rata hingga 50 butir telur segar setiap harinya.

​”Alhamdulillah, program ini sangat terasa manfaatnya bagi orang kecil seperti saya. Hasil telur yang dipanen tiap pagi bisa langsung dijual ke tetangga sekitar. Uangnya sangat membantu menambah uang belanja dan mencukupi kebutuhan dapur sehari-hari,” tutur Mariyem dengan wajah semringah.

​Keberhasilan Mariyem menjadi bukti sahih bahwa Program Gayatri bukan sekadar bantuan sosial yang bersifat konsumtif, melainkan program pemberdayaan produktif yang mampu menciptakan lapangan usaha mandiri yang berkelanjutan di level rumah tangga.

​Melalui ruang dialog dalam agenda Medhayoh Bupati ini, rantai komunikasi antara birokrasi dan rakyat berhasil dipangkas, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi Pemkab Bojonegoro untuk terus mereplikasi program serupa di desa-desa lainnya.(red)