Ads
Ragam

Gelar Koordinasi Dini, Polres Lamongan dan PSHT Sepakat Kawal Pengesahan Warga Baru

syailendraachmad51
×

Gelar Koordinasi Dini, Polres Lamongan dan PSHT Sepakat Kawal Pengesahan Warga Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260609 WA0202

LAMONGAN||TRANSISINEWS – Dalam rangka menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Bulan Suro 2026, Polres Lamongan bersama Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan berbadan hukum menggelar koordinasi dan komunikasi intensif.

Langkah ini diambil guna menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.

​Kegiatan koordinasi strategis ini mendapat apresiasi positif dari jajaran Polres Lamongan.

Aparat kepolisian menilai langkah cepat dan sinergis yang diinisiasi oleh pengurus PSHT Cabang Lamongan menunjukkan komitmen kuat organisasi dalam mendukung stabilitas keamanan daerah, khususnya menjelang agenda besar pengesahan warga baru PSHT.

​”Gerak cepat dan sinergisitas yang dilakukan PSHT Cabang Lamongan kami apresiasi dengan baik. Koordinasi sejak pra-Bulan Suro ini sangat penting karena PSHT memiliki agenda besar berupa pengesahan warga baru. Langkah ini merupakan upaya preventif yang efektif untuk meminimalisir dan mencegah potensi gangguan Kamtibmas di lapangan,” tulis perwakilan Polres Lamongan.

​Ketua PSHT Cabang Lamongan, Supriyono, atau yang akrab disapa Mas Pri, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Lamongan atas atensi serta dukungan yang diberikan dalam menjaga keamanan selama rangkaian bulan sakral tersebut.

​Mas Pri menegaskan bahwa hubungan pasukannya dengan berbagai organisasi pencak silat lain di Lamongan selama ini berjalan sangat harmonis dan minim gesekan.

​”Hubungan kami dengan perguruan pencak silat lain selama ini berjalan sangat baik. Dengan IKSPI Kera Sakti dan Pagar Nusa, komunikasi dan koordinasi terus terjalin erat demi menjaga tali persaudaraan sekaligus kondusivitas daerah,” ungkap Mas Pri.

​Refleksi hubungan harmonis antarperguruan tersebut salah satunya tercermin nyata dalam aktivitas kepemudaan di tingkat basis.

Selama ini, para pesilat dari IKSPI, Pagar Nusa, dan PSHT bahkan dapat menggelar latihan bersama secara berdampingan di lingkungan Pondok Pesantren Thoriqul Ulum Lamongan. Hal ini menjadi bukti konkret bahwa semangat persaudaraan di Lamongan tertanam kuat.

​Sebagai pimpinan organisasi yang sah dan berbadan hukum, Mas Pri menegaskan komitmen kolektifnya untuk selalu tegak lurus dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan serta instruksi maklumat dari aparat penegak hukum.

​”Fokus kami adalah menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan yang menjadi tanggung jawab resmi organisasi kami. Terkait adanya aktivitas kelompok lain di luar kepengurusan kami, tentu itu bukan ranah kami untuk berkomentar,” tegas Mas Pri.

​Senada, Biro Hukum PSHT Cabang Lamongan, Midchol Huda, S.H., M.H., menambahkan bahwa kepatuhan terhadap hukum formal telah dibuktikan melalui berbagai langkah diplomasi, koordinasi, dan komunikasi dini bersama instansi terkait sebelum melangkah ke pelaksanaan acara operasional.

​”Kami memiliki iktikad yang sungguh-sungguh untuk menjaga Lamongan tetap adem dan kondusif. Salah satu manifestasinya adalah koordinasi proaktif yang kami bangun bersama Polres Lamongan ini,” urai Huda.

​Pihaknya berharap, dengan komitmen ketertiban dan tanggung jawab penuh yang ditunjukkan organisasi, pihak kepolisian dapat memberikan dukungan kelancaran perizinan terhadap jalannya prosesi pengesahan warga baru.

Melalui sinergi solid antara aparat kepolisian dan organisasi kemasyarakatan ini, perayaan Bulan Suro di Kabupaten Lamongan diharapkan bertransformasi menjadi role model positif dalam merajut persatuan dan ketenteraman publik. (*/mstr)