BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Momentum Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 disambut antusias di tingkat desa.
Pemerintah Desa Lengkong, Kecamatan Balen, menginisiasi gerakan karya bakti massal dengan membersihkan area lapangan desa setempat pada Sabtu (06/06/2026).
Aksi resik-resik lingkungan ini mencerminkan soliditas sinergi tiga pilar di tingkat basis. Selain melibatkan pamong desa dan warga, agenda gotong royong ini turut dikawal ketat oleh personel Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, hingga jajaran satuan perlindungan masyarakat (Linmas) Desa Lengkong.
Kepala Desa Lengkong, Drs. H. Ahmad Sholihin, menegaskan bahwa gerakan menjaga kebersihan ini bukan sekadar pemenuhan seremonial tahunan, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan pihak pemdes.
Agenda pelestarian lingkungan ini telah dilembagakan menjadi kegiatan rutin bulanan.
”Aksi bersih-bersih ini sudah menjadi program rutin yang konsisten kami gulirkan setiap bulan. Di samping menjaga keasrian wilayah desa, gerakan ini menjadi ruang efektif untuk memupuk kebersamaan dan mengasah kembali urat nadi gotong royong warga, sebab kebersihan merupakan cerminan dari sebagian iman,” urai Ahmad Sholihin.
Melalui kerja bakti terpadu ini, seluruh sudut lapangan desa dan fasilitas umum di sekitarnya dibersihkan dari gulma, sampah, serta tumpukan material yang mengganggu estetika.
Hasilnya, kawasan ruang publik tersebut kini tampak lebih rapi, sehat, dan representatif untuk mendukung aktivitas sosial maupun olahraga warga.
Secara makro, implementasi gerakan BBGRM XXII Tahun 2026 ini mengacu pada visi strategis regional dengan tema: “Melalui Momentum Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, Kita Tingkatkan Semangat untuk Mewujudkan Jawa Timur Maju, Sejahtera, dan Mendunia Menuju Indonesia Emas 2045.”
Slogan tersebut menjadi landasan pengingat bahwa warisan budaya gotong royong bukan sekadar tradisi usang, melainkan modal sosial paling kokoh dalam mengakselerasi pembangunan daerah dari pinggiran.
Lewat aksi nyata ini, Desa Lengkong membuktikan bahwa nilai keswadayaan dan kepedulian lingkungan tetap mengakar kuat dalam denyut nadi kehidupan masyarakat pedesaan di Bojonegoro.(red/*)













