Ads
Polri

Kawal Ketahanan Pangan di Kediri, Polsek Pare Intensifkan Pendampingan Petani Jagung

syailendraachmad51
×

Kawal Ketahanan Pangan di Kediri, Polsek Pare Intensifkan Pendampingan Petani Jagung

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604 111748 copy 914x566

KEDIRI||TRANSISINEWS – Tantangan berupa serangan hama dan gangguan gulma (tanaman liar) masih menjadi persoalan utama yang dihadapi para petani jagung di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Demi memastikan hasil panen warga tetap melimpah dan optimal, Bhabinkamtibmas Desa Tulungrejo dari Polsek Pare Polres Kediri, Aipda I Gede U., mengambil langkah nyata dengan turun langsung mendampingi kelompok tani di wilayah setempat pada Rabu (03/06/2026).

​Aksi turun ke sawah ini diisi dengan membantu para petani merawat tanaman jagung secara manual, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai kendala-kendala agrikultur di lapangan.

Fokus pembahasan berkisar pada monitoring fase pertumbuhan jagung serta teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman yang berisiko menurunkan produktivitas lahan.

​Kapolsek Pare, AKP Wendi Sulistiono, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan agenda ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada kemampuan dan kejelian para petani dalam menjaga kualitas serta kesehatan area pertanian mereka.

​”Pendampingan ini sengaja difungsikan sebagai wadah komunikasi dua arah antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani. Melalui ruang ini, mereka bisa memetakan kondisi riil tanaman, termasuk mencari solusi atas ancaman hama maupun gulma yang dapat merusak potensi hasil panen,” jelas AKP Wendi.

​Perwira dengan tiga balok emas di pundak ini menambahkan, kehadiran personel Bhabinkamtibmas di sektor agraria merupakan wujud nyata dari pelayanan prima kepolisian bagi masyarakat, khususnya dalam mengawal sektor vital yang berkaitan langsung dengan ketersediaan pangan publik.

​”Ketahanan pangan yang kokoh itu bermula dari pengelolaan lahan yang intensif dan adanya dukungan moril bagi petaninya. Oleh sebab itu, kehadiran anggota kami di tengah masa tanam diharapkan bisa membawa manfaat instan sekaligus memotivasi petani agar produktivitasnya terus terjaga,” imbuh AKP Wendi.

​Di samping misi memperkuat ketahanan pangan regional, kegiatan sambang sawah ini terbukti ampuh dalam mempererat tali silaturahmi dan kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan warga binaan.

Melalui pola komunikasi yang harmonis ini, segala bentuk kendala sosial maupun ekonomi yang dialami warga pedesaan dapat dideteksi sejak dini untuk dicarikan jalan keluar bersama.(red/*)