BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Terletak di ujung barat Kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Margomulyo kini tidak lagi sekadar menjadi jalur perlintasan. Berbatasan langsung dengan Ngawi, Blora, dan Madiun, kawasan ini bertransformasi menjadi “gerbang” wisata yang menawarkan perpaduan unik antara religi, budaya autentik, hingga kearifan lokal yang masuk dalam daftar Geopark Nasional.
Bagi Anda yang merencanakan libur Lebaran 1447 H atau sekadar ingin melepas penat, berikut adalah tujuh destinasi unggulan di Margomulyo yang wajib masuk dalam daftar kunjungan:
1. Masjid Samin Baitul Muttaqin: Ikon Religi nan Megah
Berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektare di Desa Sumberrejo, masjid berkubah emas ini menjadi ikon baru Margomulyo. Selain tempat ibadah, arsitekturnya yang mencolok menjadikannya rest area favorit bagi pemudik jalur Bojonegoro–Ngawi untuk beristirahat sejenak sambil menikmati suasana tenang.
2. Kampung Samin: Menyelami Nilai Sedulur Sikep
Terletak di Dusun Jipang, pengunjung bisa mengenal lebih dekat masyarakat Samin yang memegang teguh nilai kejujuran dan kesederhanaan. Selain edukasi budaya melalui ritual tradisional dan pertunjukan gamelan, desa ini merupakan sentra batik khas “Obor Sewu” yang kini menjadi seragam resmi ASN Bojonegoro.
3. Kampung Thengul: Rumah bagi Wayang Kayu Khas
Di Desa Sumberrejo, kesenian Wayang Thengul tetap lestari. Wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan wayang kayu yang mengangkat legenda lokal sekaligus berburu kerajinan tangan khas sebagai buah tangan.
4. Bendungan Karangnongko: Proyek Strategis Nasional
Meski masih dalam tahap pengembangan, bendungan yang membentang di Sungai Bengawan Solo ini menarik perhatian sebagai potensi wisata air di masa depan. Kapasitasnya yang mencapai 59 juta meter kubik menjadikannya salah satu titik vital irigasi di wilayah Bojonegoro dan Blora.
5. Rest Area Watu Jago: Panorama Alam Hutan Ngelo
Bagi pemburu foto estetik, Rest Area Watu Jago di kawasan hutan BKPH Ngelo menawarkan udara sejuk dan pemandangan bebatuan alami yang unik. Lokasi ini sangat cocok untuk bersantai di tengah rimbunnya pepohonan jati.
6. Sentra Akar Jati: Kreativitas Tanpa Batas
Kecamatan Margomulyo, khususnya Desa Geneng dan Meduri, dikenal sebagai pusat kerajinan akar jati. Di bawah merek “My Kayu”, limbah akar pohon diubah menjadi produk bernilai seni tinggi seperti gelas, wadah, hingga dekorasi rumah yang telah menembus pasar luas.
7. Agrowisata Jambu Merah: Sensasi Petik Buah di Kalangan
Sejak 2015, Desa Kalangan konsisten mengembangkan agrowisata jambu biji merah. Selain bisa memetik buah langsung dari pohon, pengunjung dapat menikmati berbagai produk olahan kreatif seperti jus dan es krim hasil kreasi warga setempat.
Potensi Margomulyo membuktikan bahwa daya tarik Bojonegoro sangat beragam, tidak hanya bertumpu pada sektor migas.
Melalui program Bojonegoro Medhayoh, Margomulyo kini berdiri tegak sebagai destinasi mandiri yang menawarkan pengalaman wisata lengkap bagi siapa saja yang melintas di pintu barat Jawa Timur.(Red)













