Ads
Investigasi

Skandal Penebangan Pohon Hutan Bojonegoro: Warga Dusun Sukun Gondang Geram, Nilai Budaya dan Lingkungan Terancam!

syailendraachmad51
×

Skandal Penebangan Pohon Hutan Bojonegoro: Warga Dusun Sukun Gondang Geram, Nilai Budaya dan Lingkungan Terancam!

Sebarkan artikel ini
IMG 20251128 225608 copy 1228x1019

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Sebuah skandal penebangan pohon hutan tanpa izin yang berada di kawasan perlindungan setempat (KPS) telah mengguncang masyarakat Dusun Sukun, Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro.

Pohon yang ditebang tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga merupakan situs keramat yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.

Penebangan yang diduga dilakukan secara sembunyi-sembunyi ini juga telah merusak tanaman jagung milik warga dan mengancam keberadaan mata air yang menjadi sumber kehidupan warga sekitar saat musim kemarau, dikarenakan sekitar area penebangan terdapat sendang atau sumber mata air.

IMG 20251128 225641 copy 768x588
Nampak kerusakan lingkungan akibat penebangan tanpa izin.

Kepada awak media ini saat mendatangi lokasi penebangan pada Jum’at (28/11) Warga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa penebangan ini akan memicu kerusakan lingkungan yang lebih luas dan mengancam keseimbangan ekosistem, hingga menimbulkan banjir bandang.

“Ini bukan hanya tentang penebangan pohon, tapi tentang penghancuran nilai-nilai budaya dan lingkungan kita!” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, dengan nada marah.

Masyarakat Dusun Sukun menuntut pihak berwenang untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penebangan.

Mereka juga meminta agar kawasan perlindungan setempat (KPS) dipertahankan dan dilindungi dari kerusakan lebih lanjut.

“Ini adalah peringatan bagi kita semua bahwa lingkungan dan budaya kita tidak dapat dipertukar dengan uang atau kekuasaan. Kami akan terus berjuang untuk melindungi hak-hak kita!” tambah warga tersebut.

Warga juga menyatakan kecurigaan dan menduga adanya permainan orang dalam sebab lokasi penebangan dekat dengan Rumah dinas mantri / Polhut (Polisi Hutan) perhutani sukun dan pos penjagaan ptm.

“Padahal dekat dengan pos penjagaan kenapa bisa lolos pelaku penebangannya, dan suara gergaji mesin pasti terdengar karena dekat dengan Rumdin, ada apa dengan mantri / polhutnya??,” imbuh warga lain.

Warga berharap kejadian ini segera diusut dan pelaku penebangan dapat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Perlu diketahui Kawasan RPH Sukun tersebut berada dalam pengawasan BKPH Gondang, KPH Bojonegoro. (Sy)