Ads
Politik

Reses III DPRD Bojonegoro, H. Sutikno: Optimalkan Pertanian Milenial Di era Modernisasi

syailendraachmad51
×

Reses III DPRD Bojonegoro, H. Sutikno: Optimalkan Pertanian Milenial Di era Modernisasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20251122 103949 copy 1020x765

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Sutikno, S.Pd.I., M.AP, menggelar reses masa sidang III tahun 2025 di Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (22/11/2025).

Agenda ini merupakan bagian dari tugas rutin DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya konstituen dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bubulan, Sugihwaras, Kedungadem, Temayang, Gondang, dan Sekar.

Dalam sambutannya, Sutikno menekankan bahwa reses bukan sekedar agenda formal, melainkan kewajiban moral bagi anggota dewan untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Reses ini adalah instruksi resmi dan kewajiban sebagai anggota DPRD. Di forum ini, panjenengan bebas menyampaikan usulan. Aspirasi akan kami catat, dokumentasikan, dan dilaporkan ke Sekretariat DPRD sebagai bagian dari pertanggungjawaban,” tutur Sutikno.

Sutikno juga menyoroti perkembangan sektor pertanian, dan mendorong generasi muda untuk masuk menjadi bagian dari pertanian modern.

“Bojonegoro punya peluang besar. Anak muda harus berani masuk ikut mengembangkan pertanian modern. Pemerintah daerah sudah mulai membuka konsep pertanian milenial,” ujarnya.

Ia mencontohkan program pertanian milenial yang berkembang di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, termasuk teknik budidaya padi hidroponik (hydroponic rice farming) yang lebih efisien, minim penyakit, dan ramah lingkungan.

Aspirasi yang disampaikan warga meliputi infrastruktur desa, pendidikan umum dan keagamaan, kebutuhan pemuda dan pemberdayaan, pertanian dan subsidi pupuk, serta ekonomi kreatif dan akses bantuan usaha.

IMG 20251122 103958 copy 1020x765
Penuh antusiasme para konstituen saat mengikuti reses H. Sutikno.

Sutikno menjelaskan bahwa dirinya saat ini duduk di Komisi B DPRD Bojonegoro, yang membidangi sektor ekonomi, pertanian, BUMD, dan keuangan daerah.

“Terkait harga dan ketersediaan pupuk yang sempat menjadi perhatian petani karena dulu pupuk sulit dan mahal. Alhamdulillah kini sudah semakin mudah dan lebih murah karena kita perjuangkan sampai tingkat pusat,” pungkasnya.

Sutikno juga meminta warga untuk menuliskan usulan secara rinci agar dapat ditindaklanjuti secara administratif ke OPD maupun pembahasan di DPRD.

“Kami akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan serius dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memastikan suara mereka masuk ke kebijakan dan perencanaan pembangunan Kabupaten Bojonegoro di tahun depan.(sy)