KH Atoullah mengingatkan bahwa kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten akan menjadi bekal utama dalam perjalanan hidup dan kematian.
“Manusia tidak akan merasa ‘ruwet’ atau terbebani selama mereka benar-benar pasrah dan berserah diri kepada Sang Pencipta,” ujar KH Atoullah dengan penuh ketulusan.
Beliau juga memberikan solusi spiritual bagi siapa saja yang tengah merasakan beban hidup berat, hendaklah memperbanyak istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT, yang akan membawa ketenangan dan keberkahan dalam hidup.
Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga menjadi oase spiritual yang menyegarkan jiwa para alumni.
Dengan terus menjaga ukhuwah dan memperkokoh fondasi spiritual, para alumni diharapkan mampu menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh keberkahan, keteguhan iman, dan semangat kebersamaan yang tak tergoyahkan.
Acara tersebut dihadiri oleh ribuan alumni dan berjalan lancar serta sukses.(tss)













