Robby juga menjelaskan, bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menilai secara langsung kemampuan dan komitmen para calon dalam mengatasi berbagai isu yang ada di daerah mereka.
“Debat publik yang diselenggarakan oleh KPU ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang adu gagasan antara calon pemimpin, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengevaluasi visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan oleh setiap pasangan calon,” tuturnya.
Dalam hal ini, Robby Adi Perwira menegaskan, agar apa yang disampaikan Paslon selama debat dapat benar-benar menjadi rujukan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan di hari pemungutan suara nanti.
“Kegiatan debat ini merupakan momen interaktif di mana calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dapat menyampaikan pandangan dan gagasan mereka secara langsung kepada publik. Hal ini penting untuk menciptakan transparansi dalam proses pemilihan umum dan mendorong masyarakat agar lebih kritis dalam memilih calon pemimpin,” pungkasnya.
KPU Bojonegoro berkomitmen untuk menyediakan ruang bagi kedua belah pihak, sehingga para calon dapat saling beradu argumen dan menunjukkan potensi mereka dalam memimpin Bojonegoro.
Secara keseluruhan, debat pamungkas ini tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pendidikan politik bagi publik juga untuk memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemilihan pemimpin daerah.













