Peristiwa

Warinussy Desak panglima TNI, Copot Mayjen TNI Izak Pangemanan, sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih

mmcnews00
×

Warinussy Desak panglima TNI, Copot Mayjen TNI Izak Pangemanan, sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih

Sebarkan artikel ini
1700836794889

PB- Transisinews.com. Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mendesak Panglima TNI agar dalam jangka waktu sesingkat mungkin segera mencopot Mayjen TNI Izak Pangemanan dari jabatannya sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, karena tidak berkata jujur dan cenderung melakukan pembohongan publik serta berupaya melakukan Impunitas terkait dugaan penganiayaan seorang warga sipil oleh sekitar 5 (lima) orang oknum anggota TNI dari Satuan Yonif Raider 300/Brawijaya pada awal bulan Februari 2024 yang lalu

“Dipos Gome, wilayah Kabupaten Puncak Jaya. Warga sipil yang sehari-harinya mencari kayu bakar, telah dicurigai oleh para oknum TNI tersebut sebagai terkait dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Korban nahas itu kemudian mengalami penganiayaan dalam posisi kedua tangannya diikat ke arah belakang punggung, dimasukkan di dalam sebuah drum berisi air, lalu secara bergantian mengalami penganiayaan dari kelima oknum anggota TNI tersebut

berupa menerima bogem mentah dari tangan dikepal hingga disiku bahkan ditendang hingga bagian punggungnya disayat dengan bayonet oleh oknum anggota TNI tersebut. Korban berlumuran darah dalam sebuah rekaman video berdurasi sekitar 16 menit. Video tersebut telah beredar dengan. sangat cepat ke seluruh pelosok negeri bahkan ke manca negara. Hingga ditonton sekitar jutaan netizen. Ungkap Warinussy

Sayangnya saudara Mayjen TNI Izak Pangemanan selaku Panglima TNI justru menyangkalinya, bahkan mengatakan video itu diedit dan merupakan hoax (berita bohong).Ternyata Panglima TNI sendiri melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen TNI) justru membenarkan bahwa pelakunya adalah Benar Oknum Anggota TNI dan sedang dilakukan penyelidikan. Pak Pangemanan seperti “menjilat ludahnya” sendiri. Karena itu sikap yang cenderung mencoreng kesatriaan TNI tersebut sudah semestinya mendapat ganjaran yang wajar dan patut,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *