Timika- Transisinews.com. Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy sore ini Sabtu 31 Januari 2026 menerima laporan dari sumbernya di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. iaitu laporan terkait dugaan terjadinya serangan berbentuk pengeboman terhadap sebuah Gedung Gereja Katolik Santo Bernadus Wilayah IV Paroki Bilogai, Dekenat Moni, Puncak Jaya, Keuskupan Timika. berada di Kampung Jalae, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Menurut penuturan contact person LP3BH Manokwari di Sugapa Intan Jaya bahwa
pengeboman diduga dilakukan oleh helikopter milik TNi pada Jum’at (30/1) sekitar pukul 09:00 wit pagi hari.
“Sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada bagian atap gedung Gereja Katolik Santo Bernadus di bagian atapnya serta interior lantai. Belum terdapat informasi tentang adanya korban jiwa dalam peristiwa pengeboman tersebut.
Lebih jauh LP3BH Manokwari menyerukan agar pimpinan Gereja Katolik Roma dan Keuskupan Timika serta Gereja Kristen Injili (GKI) Di Tanah Papua serta Dewan Gereja- gereja Papua dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia maupun Konperensi Wali Gereja di Indonesia dan dewan Gereja- gereja Se Dunia maupun Dewan Gereja-gereja Pasifik agar menyatakan sikap terhadap peristiwa yang bersifat merendahkan martabat Gereja Katolik dan umatnya di Tanah Papua dan dunia.
Warinussy sebagai Ketua LP3BH Manokwari juga mendesak Dewan Hak Asasi Manusia Se Dunia serta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) segera melakukan investigasi terhadap peristiwa pelanggaran HAM berat tersebut. Tindakan tersebut diduga keras telah memenuhi unsur Kejahatan terhadap Kemanusiaan (crime against humanity) sebagai diatur di dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor : 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.”*.












