PB- Transisinews.com sekian banyaknya Program Pemerintah di daerah Papua Barat. kini ada dugaan pihak tertentu menyedot dana yang dibilang cukup besar, sama seperti yang kita tau bersama Dana Hibah yang dikelola Oleh salah satu Pengelolaan Keuangan Pada PT Doberay Mandiri (padoma) tersebut
Setelah info dan hasil investigasi Tersebut berkembang kini Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) Di Tanah Papua, Yan Christian Warinussy angkat bicara.
Warinussy mendesak yang terkait harus segera bertindak agar para oknum yang diduga bagian dari mafia dapat ditindas atau diberantas.
Warinussy juga meminta dengan hormat kepada Pimpinan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Barat untuk segera melakukan audit serta investigasi terhadap kinerja dan aspek pengelolaan keuangan pada PT.Papua Doberay Mandiri (Padoma). PT.Padoma adalah perusahaan milik daerah Provinsi Papua Barat.
Perusahaan tersebut diduga telah menerima dana hibah sebagai penyertaan modal Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat sejak PT.Padoma berdiri sekitar tahun 2007 yang lalu di Manokwari. Saya menerima informasi bahwa pada tahun 2018, diduga Manajemen PT.Padoma menerima pengembalian dana sekitar Rp 10 Milyar dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat. Tegas Warinussy.
Dana tersebut diduga kuat dikelola untuk usaha Pertashop (Pompa Bensin Mini). Namun tidak memperoleh keuntungan alias mengalami kerugian. Sehingga sangat penting didalami oleh BPKP Provinsi Papua Barat. Ucapnya.













