Ads
Pemerintahan

Tekan Inflasi Awal Tahun, Bupati Setyo Wahono Luncurkan Operasi Pasar Murah di 29 Titik

syailendraachmad51
×

Tekan Inflasi Awal Tahun, Bupati Setyo Wahono Luncurkan Operasi Pasar Murah di 29 Titik

Sebarkan artikel ini
IMG 20260130 WA0161

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di awal tahun 2026. Melalui Operasi Pasar Murah, Pemkab hadir untuk meringankan beban belanja rumah tangga yang dimulai perdana di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Jumat (30/1/2026).

​Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam merespons dinamika harga kebutuhan pokok yang kerap bergejolak di awal tahun.

​Dalam operasi pasar ini, berbagai komoditas pokok disediakan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas yang tersedia meliputi:

​-Beras

​-Minyak goreng

​-Gula pasir

​-Telur ayam

​-Bahan pokok lainnya. 

​Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil.

​“Pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau. Operasi pasar murah ini adalah wujud kehadiran negara sekaligus upaya menjaga daya beli warga,” tegas Bupati Setyo Wahono dalam sambutannya.

​Selain membantu dapur warga, program ini menjadi instrumen penting bagi Pemkab Bojonegoro dalam mengendalikan inflasi daerah.

Dengan menjaga ketersediaan stok dan harga yang stabil, diharapkan perlindungan sosial berbasis kebutuhan riil dapat terwujud.

​Antusiasme warga Desa Tanjungharjo terlihat sejak pagi hari. Banyak warga mengaku sangat terbantu karena dapat memangkas pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

​Pemkab Bojonegoro memastikan program ini tidak hanya berhenti di satu lokasi. Operasi Pasar Murah 2026 ditargetkan akan menyasar 29 titik strategis yang tersebar di berbagai kecamatan di Bojonegoro.

​“Kami ingin manfaat program ini dirasakan merata hingga ke tingkat desa. Sinergi antara pemerintah dan warga adalah kunci menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” pungkas Bupati.

​Melalui langkah ini, Pemkab Bojonegoro berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga sepanjang tahun. (Red/pim)