Aspirasi serupa disampaikan Rozaq dari Mojoranu, Dander. Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan perlu dijadikan prioritas pembangunan di tengah maraknya kenakalan remaja.
“Kami lebih tenang menyekolahkan anak dan keluarga di lingkungan keagamaan,” ungkapnya.
Mustakim menyambut aspirasi tersebut dan berjanji akan membangun komunikasi intensif dengan pihak eksekutif.
“Mumpung saat ini masih tahap pembahasan anggaran tahun 2026, ini adalah momentum yang tepat untuk memperjuangkan aspirasi ini,” imbuh Sekretaris Komisi A DPRD Bojonegoro.
Mustakim juga meminta saran dan kritikan dari seluruh konstituen agar dapat menjadi wakil rakyat yang amanah.
“Jangan bosan menasihati kami, agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan maksimal. Silahkan sampaikan seluruh aspirasi,” pungkasnya, disambut tepuk tangan peserta reses.(sy)













