“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dirancang untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan semua unsur untuk memastikan pembangunan infrastruktur merata hingga pelosok,” ungkap Dandim.
Senada dengan hal tersebut, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Surahmat, yang meninjau lokasi di Desa Napis, Tambakrejo, menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini difokuskan pada ketahanan struktur.
Meski cuaca kerap tidak menentu, proses pengerjaan dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.
“Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi permanen atas keterbatasan akses yang selama ini menghambat mobilitas dan denyut ekonomi warga,” tuturnya.
Apresiasi tinggi datang dari masyarakat setempat. Sunardi (47), warga Dusun Tawaran, mengaku sangat bersyukur atas realisasi jembatan yang telah dinantikan selama puluhan tahun tersebut.
”Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI Angkatan Darat. Selama ini akses kami sangat berisiko, terutama saat banjir. Dengan jembatan permanen ini, aktivitas sehari-hari kami akan menjadi jauh lebih lancar dan aman,” pungkas Sunardi penuh syukur.(red)













