Ads
Pemerintahan

Maknai Pancasila sebagai Kompas Moral, Bupati Setyo Wahono Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

syailendraachmad51
×

Maknai Pancasila sebagai Kompas Moral, Bupati Setyo Wahono Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Sebarkan artikel ini
Whatsapp image 2026 06 03 at 094316 copy 1024x682

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Putih, Rabu (3/6/2026).

Peringatan tahun ini mengusung esensi penting untuk terus mengamalkan Pancasila sebagai kompas moral melalui penguatan persatuan, toleransi, serta mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan inovatif.

​Dalam amanatnya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa momentum setiap tanggal 1 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Hari Lahir Pancasila merupakan fase krusial untuk meneguhkan kembali komitmen kolektif terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pancasila adalah ideologi bangsa, pemersatu keberagaman, sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

​Menurut Bupati, tema peringatan tahun ini, yaitu ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, mengandung makna yang sangat mendalam.

Terutama di tengah eskalasi tantangan global, dinamika sosial, serta laju perkembangan teknologi informasi yang bergerak begitu cepat.

​“Pancasila hadir sebagai kompas moral yang menjaga arah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang lahir dari keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, kita telah membuktikan kepada dunia bahwa perbedaan bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekuatan utama untuk membangun kebersamaan,” ujar Setyo Wahono.

Nilai-nilai Pancasila, lanjutnya, senantiasa mengajarkan untuk saling menghormati, menjunjung tinggi toleransi, mengedepankan musyawarah, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *