Sementara, Ketua DPC PJI Bojonegoro Syamsul Anam menegaskan, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) merupakan sebuah organisasi pers yang bertujuan untuk mewadahi jurnalis di Indonesia, melindungi kepentingan anggotanya, dan mendukung perkembangan industri media di tanah air.
“Organisasi ini didirikan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antar jurnalis, serta memberikan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan agar anggota dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan profesional dan etis,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, visi PJI adalah menciptakan jurnalis yang berintegritas, independen, dan memiliki keberanian dalam mengungkapkan kebenaran, sementara misinya adalah memperjuangkan kebebasan pers dan hak asasi manusia.
PJI memberikan berbagai kontribusi kepada anggotanya, seperti akses kepada pelatihan, seminar, dan workshop yang difokuskan pada peningkatan keterampilan dan pengetahuan. Selain itu, PJI juga aktif dalam memfasilitasi diskusi tentang isu-isu terkini yang dihadapi oleh jurnalis, sehingga anggota dapat saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menjalankan tugas mereka. Dukungan kepada anggotanya tidak hanya terbatas pada aspek profesional, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap kasus-kasus yang melibatkan jurnalis dalam pelaksanaan tugas jurnalistik mereka.
“Ketua Umum PJI sangat peduli sama anggotanya, dan kekompakan PJI tidak diragukan lagi. Terbukti, disaat PJI menyikapi sebuah kasus dan atas instruksi Ketua Umum maka ribuan media yang akan memberitakannya,” jelasnya.
Dalam konteks pendataan yang sedang dilakukan oleh Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Ketua DPC PJI Bojonegoro berperan aktif untuk memastikan bahwa semua media anggotanya terdaftar dengan baik dalam sistem yang ada dan berbadan hukum. Anam mengajak anggotanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendataan, dengan harapan informasi yang diperoleh dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara jurnalis dan pemerintahan daerah.
“Langkah-langkah selanjutnya juga akan difokuskan pada peningkatan kolaborasi antara PJI dan Bakesbangpol, sehingga sinergi antara kedua pihak dapat tercipta demi kemajuan insan media di Bojonegoro,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan hubungan baik antara pemerintah daerah dan organisasi kewartawanan, tetapi juga mendorong transparansi serta akuntabilitas.
Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung PJI dalam upaya pengembangan kapasitas dan peningkatan kerja sama dalam pengabdian kepada masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan ke depan, kualitas jurnalistik di Kabupaten Bojonegoro dapat meningkat, pada gilirannya akan berdampak positif terhadap informasi publik yang transparan dan akuntabel. (Red)













