BOJONEGORO||TRANSISI NEWS-Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menekankan perlunya BUM Desa berperan aktif dalam membantu pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat. Hal ini disampaikan Pj Bupati dalam acara pembekalan dan pelatihan pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa untuk BUM Desa di Partnership Room lt. 4 gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (31/10/2024).
Dalam sambutanya, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan bahwa pemkab terus mengembangkan BUM Desa serta untuk mewujudkan pengelolaan BUM Desa yang lebih profesional dan mandiri. Sehingga nantinya benar-benar dapat menjadi penggerak perekonomian di desa.
Pemerintah, terus melakukan pemberdayaan BUM Desa dengan berbagai upaya, baik dengan penguatan modal maupun kapasitas pengelolaanya. Terkait modal, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah mengalokasikan BKK kepada desa untuk BUM Desa dari APBD Kabupaten Bojonegoro. Anggaran ini sebagai tambahan penyertaan modal desa untuk BUM Desa, dan sekaligus melakukan peningkatan kapasitas di antaranya melalui pendampingan dan pembinaan dan pelatihan.
“Hal ini menjadi sangat penting karena setiap tambahan penyertaan modal bagi BUM Desa harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan atau kapasitas setiap pengelola BUM Desa, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan maupun pertanggung jawabannya,” ucapnya.
Lebih lanjut Pj Bupati Adriyanto menjelaskan keberadaan BUM Desa sangat potensial dalam menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat pedesaan. Juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu diharapkan pemerintah desa dan BUM Desa yang mendapatkan tambahan penyertaan modal desa dari APBD ini mampu menggali sekaligus mengekplorasi sumber daya lokal yang dimiliki oleh desa. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Desa (PADesa).
”Pada akhirnya BUM Desa akan mampu menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional yang mendorong menuju desa yang mandiri,” jelasnya.













