TUBAN||TRANSISINEWS – Pengawasan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru dengan sistem digital yang lebih ketat.
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung untuk meluncurkan aplikasi Jaga Dapur MBG, sebuah instrumen kontrol digital guna memastikan kualitas layanan gizi tetap terjaga dan bebas dari penyimpangan.
Langkah strategis ini disosialisasikan di Pendopo Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (1/4/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas program pusat di tingkat regional.
Wakil Kepala BGN, Sonny Sonjaya, menegaskan bahwa pengawasan program MBG harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.
Melalui aplikasi ini, masyarakat, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), hingga aparat penegak hukum dilibatkan aktif dalam sistem peringatan dini.
“Aplikasi Jaga Dapur MBG menjadi langkah preventif yang krusial. Kami tidak akan mentoleransi adanya praktik mark-up anggaran maupun penurunan kualitas makanan di lapangan,” tegas Sonny.













