Ads
Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Akan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Usai Puluhan Siswa Keracunan

syailendraachmad51
×

Pemkab Bojonegoro Akan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Usai Puluhan Siswa Keracunan

Sebarkan artikel ini
Img 20251002 wa0102

BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah puluhan siswa di Kecamatan Kedungadem mengalami keracunan makanan.

Sigap dan cepat dalam menindaklanjuti aduan tersebut Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah didampingi Kadinkes Bojonegoro (Kepala Dinas Kesehatan) Ninik Susmiati, mendatangi puskesmas setempat dan memastikan para siswa-siswi yang terdampak mendapatkan perawatan intensif. Kamis (02/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Nurul Azizah menyatakan bahwa Pemkab Bojonegoro akan memperkuat pengawasan dan memberikan pembinaan kepada penyedia makanan MBG untuk memastikan keamanan pangan.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sangat prihatin dengan kejadian ini. Ke depan, evaluasi terhadap Program MBG akan dilakukan secara ketat, baik dari sisi distribusi maupun standar kebersihan makanan, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Wabup Nurul Azizah.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat pengawasan dan memberikan pembinaan kepada penyedia makanan MBG untuk memastikan keamanan pangan.

“Dari sisi kesehatan, kami akan memperkuat pengawasan serta memberikan pembinaan kepada penyedia makanan MBG. Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama karena menyangkut kesehatan anak-anak kita,” jelas Ninik.

Pemkab Bojonegoro juga akan menyampaikan laporan resmi terkait kasus ini kepada pemerintah pusat melalui Sistem Pemantauan Program Gizi (SPPG) sebagai bentuk pertanggungjawaban daerah dan bahan evaluasi nasional.

Selanjutnya ,Wabup Nurul Azizah juga memastikan bahwa Pemkab Bojonegoro tetap berkomitmen untuk melanjutkan Program MBG sebagai bentuk perhatian terhadap gizi siswa, namun dengan perbaikan sistem pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan keamanan pangan dan kesehatan siswa.

“Organisasi masyarakat dan pemerintah harus berjalan bersama di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Dengan demikian, Pemkab Bojonegoro berharap dapat meningkatkan kualitas Program MBG dan mencegah kejadian serupa di masa depan.(sy)