BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Menjelang berakhirnya masa libur sekolah, Polsek Balen meningkatkan pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Minggu (04/01/2026).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang berpotensi memicu kemacetan di jalur utama provinsi.
Kapolsek Balen, AKP Sri Windiarto, S.H., menginstruksikan Kanit SPK Aiptu Hari Harun beserta anggota untuk melakukan pengecekan langsung di dua titik vital, yakni SPBU Desa Balenrejo dan SPBU Desa Kedungbondo.
Kecamatan Balen merupakan wilayah strategis karena dilintasi jalur utama provinsi.
AKP Sri Windiarto menjelaskan bahwa posisi kedua SPBU tersebut sangat krusial; sedikit saja terjadi antrean panjang, dampaknya akan langsung terasa pada kelancaran arus lalu lintas di jalur lintas kabupaten tersebut.
“Dua SPBU ini berada di jalur utama provinsi, sehingga harus terus kami pantau agar tidak terjadi antrean yang berdampak pada kemacetan lalu lintas, terutama di hari terakhir libur sekolah,” jelas AKP Sri Windiarto.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Aiptu Hari Harun melaporkan bahwa situasi di kedua lokasi terpantau aman dan tidak ditemukan antrean yang signifikan. Selain memastikan kelancaran arus, petugas juga memverifikasi ketersediaan stok BBM bagi masyarakat:
SPBU Balenrejo: Pasokan masuk setiap hari dengan volume 8.000 hingga 16.000 liter (bergantian).
SPBU Kedungbondo: Pasokan masuk setiap dua hari sekali dengan volume rata-rata 8.000 liter.
“Selama patroli, kondisi di dua SPBU terpantau lancar. Stok BBM juga relatif aman dan mencukupi kebutuhan warga maupun pengendara yang melintas,” ungkap Aiptu Hari Harun.
Dengan patroli rutin dan pemantauan data pasokan ini, Polsek Balen berkomitmen memastikan distribusi energi tetap lancar sekaligus menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di jalur-jalur vital wilayah Bojonegoro.(red/az)












