Bagi Golkar, program yang tidak memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat harus dievaluasi total. Hal ini penting agar sisa masa jabatan pemerintahan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sebagai sosok yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Setyo Wahono – Nurul Azizah, Ahmad Supriyanto memberikan catatan khusus bagi kepemimpinan daerah di tahun 2026 ini.
Supriyanto meminta Bupati dan Wakil Bupati untuk bersikap tegas terhadap jajaran birokrasi.
“Waktu terus berjalan, sedangkan visi dan misi Bupati harus segera dituntaskan. Jika ada Kepala OPD yang tidak serius menjalankan visi-misi daerah, segera dievaluasi dan diganti. Jangan ragu,” tegasnya.
Langkah instruksi dari Makkah ini diprediksi akan membuat suasana pembahasan LKPJ di gedung DPRD Bojonegoro berlangsung dinamis.
Fraksi Golkar dipastikan akan membawa data hasil bedah program tersebut ke meja pimpinan rapat guna memastikan anggaran daerah benar-benar terserap untuk kepentingan publik.
Golkar menilai ketegasan dalam memimpin birokrasi menjadi kunci utama agar visi pembangunan Bojonegoro tidak terhambat oleh kinerja perangkat daerah yang tidak terukur.(red)













