Ads
Politik

Muscab DPC PKB Bojonegoro: Konsolidasi Struktur Menuju Kemenangan Berbasis Ekologi

syailendraachmad51
×

Muscab DPC PKB Bojonegoro: Konsolidasi Struktur Menuju Kemenangan Berbasis Ekologi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260404

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada hari ini, Sabtu (4/4/2026).

Momentum ini menjadi ajang konsolidasi besar organisasi sekaligus penguatan struktur partai yang selaras dengan hasil Muktamar PKB di Bali.

Dengan mengusung semangat “Politik Hijau”, PKB Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian ekologi di Bumi Angling Dharma.

Visi ini menjadi napas baru dalam perjuangan politik partai berlambang bola dunia tersebut di tingkat lokal.

​Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan berbagai hiburan tari tradisional yang memukau para tamu undangan.

Tak hanya selebrasi, PKB juga menyelipkan agenda sosial berupa santunan kepada anak yatim sebagai bentuk khidmah kepada masyarakat.

​Kegiatan Muscab ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, yang menunjukkan sinergi harmonis antara partai pemenang pemilu dengan eksekutif.

Hingga dimulainya forum Muscab, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB masih merahasiakan nama-nama calon Ketua DPC PKB Bojonegoro.

Sekretaris DPC PKB Bojonegoro yang juga menjabat Ketua DPRD, Abdullah Umar, S.Pd., menjelaskan bahwa penjaringan calon dilakukan secara berjenjang dan sangat selektif langsung oleh pusat.

​“DPP melakukan pengamatan, pemantauan, dan penjaringan calon secara langsung. Hasilnya nanti akan dibacakan dan dimintakan persetujuan di dalam forum Muscab ini,” ujar Abdullah Umar saat dikonfirmasi media, Jumat (3/4/2026).

Lebih lanjut, Umar menjelaskan bahwa calon-calon yang muncul nantinya tidak langsung ditetapkan begitu saja.

Para kandidat harus melewati tahapan Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) yang diselenggarakan oleh DPP PKB dengan melibatkan pihak ketiga dari kalangan perguruan tinggi untuk menjaga objektivitas.

​“Setelah nama-nama calon ditetapkan, mereka akan mengikuti UKK yang digelar DPP dengan menggandeng akademisi dari perguruan tinggi. Hasil dari UKK tersebut kemudian digodok kembali oleh DPP sebelum diputuskan secara resmi,” terangnya.

​Terkait jumlah kandidat yang masuk dalam bursa calon, Umar mengaku belum bisa memberikan rincian pasti karena daftar tersebut baru akan dibuka secara resmi dalam rapat pleno Muscab.

“Belum tahu ada berapa calon, karena semua menunggu pembacaan resmi di forum nanti,” pungkas politikus senior PKB tersebut.(red)