BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Desa Margoagung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025.
Pengaspalan jalan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.
Pekerjaan pengaspalan dilakukan pada ruas jalan sepanjang 629 meter dengan lebar 3,5 meter, membentang dari RT 06 Dusun Temas hingga RT 07 Dusun Nglandean.
Ruas ini juga menjadi jalur strategis yang menghubungkan Desa Margoagung–Jatigede serta Margoagung–Dusun Sadang/Desa Butoh.
Pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp1.199.365.860 tersebut bersumber dari BKKD Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Desa Margoagung dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.
Keberadaan jalan yang kini telah beraspal mulus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Selain memperlancar mobilitas antar desa, infrastruktur tersebut juga mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, mempercepat akses transportasi warga, hingga memberikan kenyamanan bagi para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Jalan tersebut juga menjadi akses penting menuju Yayasan Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Margoagung, sehingga memudahkan para santri dan pelajar yang berasal dari dalam maupun luar Desa Margoagung untuk berangkat dan pulang sekolah dengan lebih aman.
Perwakilan Tim Pelaksana Desa Margoagung mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memanfaatkan dana BKKD untuk pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Alhamdulillah, melalui program BKKD Tahun 2025 ini, Desa Margoagung memfokuskan pembangunan pada pengaspalan jalan untuk rute strategis Margoagung–Jatigede serta Margoagung–Sadang/Butoh. Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Akses antar desa kini jauh lebih lancar, anak-anak sekolah menuju Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin memiliki jalur yang lebih aman dan nyaman, serta aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian, menjadi lebih cepat karena distribusi hasil panen tidak lagi terkendala kondisi jalan yang rusak,” ujarnya.
Ia berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat dirawat bersama sehingga usia manfaatnya lebih panjang, sekaligus berharap program BKKD tetap berlanjut untuk mendukung pembangunan desa pada tahun-tahun mendatang.
Manfaat pembangunan tersebut juga dirasakan langsung oleh warga sekitar.
Salah satunya Mastur (50), petani asal Dusun Temas, mengaku kondisi jalan yang sebelumnya rusak sering menghambat aktivitas pertanian, terutama saat musim hujan.
“Dulu kalau mengangkut hasil panen atau menuju desa tetangga jalannya rusak dan sulit dilewati, apalagi setelah hujan. Sekarang jalannya sudah diaspal mulus dan lebih lebar sehingga perjalanan menjadi lebih cepat dan hemat waktu,” cetusnya
“Anak-anak yang berangkat sekolah ke Sabilul Muttaqin juga lebih aman karena tidak lagi melewati jalan licin. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Bupati, Ibu Wabup, serta Pemkab Bojonegoro atas pembangunan ini,” tambahnya kepada awak media transisinews.com. Selasa (04/08/2026).
Dengan selesainya pembangunan jalan melalui program BKKD 2025, Pemerintah Desa Margoagung berharap infrastruktur tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Sumberrejo dan sekitarnya.(sy)












