Ads
Politik

Hadiri HUT SRC ke-18, Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro Suprapto Dorong Sinergi Ritel dan Peternak Lokal

syailendraachmad51
×

Hadiri HUT SRC ke-18, Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro Suprapto Dorong Sinergi Ritel dan Peternak Lokal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sampoerna Retail Community (SRC) ke-18 yang berlangsung meriah di Pendopo Malowopati Bojonegoro menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi kerakyatan.

Kehadiran Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Suprapto, menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal agar pertumbuhan ritel modern di Bojonegoro berjalan beriringan dengan penyerapan produk lokal.

​Dalam acara yang mengusung tema “Bukti Nyata #JadiLebihBaik” tersebut, Suprapto hadir bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua Paguyuban Mitra Sigaret Indonesia (PMSI) Sriyadi Purnomo, serta jajaran perwakilan mitra strategis dan ratusan pemilik ritel SRC se-Kabupaten Bojonegoro.

​Ditemui di sela-sela kegiatan, Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, Suprapto, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata komunitas SRC terhadap roda perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.

Berdasarkan data, saat ini terdapat sekitar 750 pedagang SRC yang tersebar di wilayah Bojonegoro.

​Suprapto menilai, transformasi toko kelontong tradisional menjadi ritel yang rapi, bersih, dan modern melalui bendera SRC merupakan langkah positif.

Namun, politisi senior ini menekankan bahwa modernisasi manajemen ritel tersebut harus memberikan dampak domino yang positif bagi pelaku UMKM lokal di sekitarnya.

​”Kami di DPRD, khususnya Komisi C, sangat mendukung perkembangan sektor usaha seperti SRC ini. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana jejaring yang luas ini—ada 750 pedagang di Bojonegoro—bisa menjadi jembatan bagi produk-produk lokal Bojonegoro agar bisa naik kelas dan terserap pasar,” ujar Suprapto. Kamis (04/06/2026).

​Lebih lanjut, Suprapto menyoroti potensi besar kolaborasi antara sektor ritel dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, salah satunya Program Gayatri (Gerakan Ayam Petelur Mandiri).

​Program bentukan Pemkab Bojonegoro yang memberdayakan keluarga penerima manfaat melalui bantuan ayam petelur ini dinilai Suprapto sangat sinkron jika dikerjasamakan dengan ratusan toko SRC.

Apalagi dalam sesi dialog terungkap bahwa harga telur hasil Program Gayatri jauh lebih kompetitif, yakni berada di kisaran Rp24.000 per kilogram, dibandingkan pasokan luar daerah (seperti Kediri) yang mencapai Rp26.000 per kilogram.

​”Ini adalah peluang emas yang saling menguntungkan (win-win solution). Ritel SRC mendapatkan pasokan telur segar dengan harga yang lebih murah dan kompetitif, sementara peternak lokal kita dari Program Gayatri mendapatkan kepastian pasar yang jelas. Ke depan, sinergi ini harus dikonkretkan,” tegas Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro tersebut.

​Suprapto juga sependapat dengan langkah Pemkab Bojonegoro yang mendorong keterlibatan aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Perdagangan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Menurutnya, legislatif akan terus mengawasi dan memastikan regulasi daerah berpihak pada kemudahan berusaha sekaligus memproteksi hak-hak pelaku usaha mikro.

​”Komisi C akan terus mendorong agar OPD terkait memberikan pembinaan yang intensif. Kita ingin perputaran uang dan manfaat ekonomi dari sektor ritel ini benar-benar berputar di Bojonegoro dan dirasakan langsung oleh masyarakat kita sendiri,” pungkas Suprapto.

​Sementara itu, dalam sambutan pembuka sebelumnya, Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan, Romulus Sutanto, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk jajaran pemerintahan dan legislatif di Bojonegoro.

Sejak berdiri pada tahun 2008, SRC kini telah berkembang pesat dengan memiliki sekitar 250 ribu toko anggota yang tersebar di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.(red)