Ads
Pemerintahan

​Gayengnya Dialog Medhayoh, Setyo Wahono Tampung Ragam Masukan Warga Ngraho

syailendraachmad51
×

​Gayengnya Dialog Medhayoh, Setyo Wahono Tampung Ragam Masukan Warga Ngraho

Sebarkan artikel ini
IMG 20260612 113208 copy 834x488

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Sesi dialog dan serap aspirasi dalam kegiatan Medhayoh yang berlangsung di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (11/6/2026), berlangsung semarak.

Masyarakat setempat tampak antusias memadati lokasi acara untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, usulan, dan harapan secara langsung kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono serta jajaran kepala perangkat daerah yang hadir.

​Sebagian besar aspirasi yang diutarakan warga berfokus pada sektor pertanian, yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian di wilayah Kecamatan Gayam.

Di samping itu, masyarakat juga mengusulkan penguatan infrastruktur penunjang ekonomi, akselerasi pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tata kelola kawasan cagar budaya, serta pemenuhan sarana dan prasarana publik lainnya.

​Merespons masukan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menerangkan bahwa peningkatan produktivitas lahan pertanian lokal harus disokong oleh penggunaan varietas tanaman unggul.

Langkah ini dinilai penting agar komoditas pangan warga mampu beradaptasi dengan perubahan iklim sekaligus tangguh menghadapi serangan hama maupun penyakit tanaman.

​Zaenal menambahkan, atas instruksi langsung dari Bupati Setyo Wahono, DKPP saat ini telah menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) guna mengembangkan benih padi unggul varietas Gamagora.

Sepanjang tahun 2026 ini, Pemkab Bojonegoro juga merealisasikan penyaluran bantuan benih tersebut kepada para petani.

Varietas Gamagora dipilih karena memiliki keunggulan adaptasi cuaca yang tinggi dan masa panen yang relatif lebih singkat.

​Terkait keluhan seputar keterbatasan alat mesin pertanian, jaringan irigasi, serta kendala penanganan hama, pihak DKPP menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan intensif kepada kelompok tani.

Seluruh usulan stimulus bantuan dari masyarakat akan difasilitasi dan diproses sesuai dengan mekanisme regulasi yang berlaku.

​Pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi yang disampaikan oleh warga Desa Ngraho akan dicatat sebagai bahan evaluasi operasional Pemkab Bojonegoro.

Pembangunan fasilitas umum, termasuk akses jalan usaha tani dan sarana pendukung ekonomi lainnya, dipastikan akan direalisasikan secara bertahap berdasarkan skala prioritas pembangunan daerah.

​Bupati Setyo Wahono juga memberikan respons positif terhadap usulan pengembangan sektor kebudayaan dan wisata religi di Desa Ngraho.

Pihaknya menilai kekayaan sejarah serta potensi lokal yang ada perlu dirawat dan dikelola secara optimal agar ke depan mampu memberikan dampak ekonomi multiplier serta menjadi daya tarik wisata di wilayah Bojonegoro.

​Rangkaian dialog interaktif tersebut berjalan kondusif hingga akhir acara.

Melalui instrumen program Medhayoh ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dapat memetakan kebutuhan riil masyarakat secara langsung, sehingga akurasi program kebijakan pembangunan daerah ke depan menjadi lebih tepat sasaran serta berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan warga perdesaan.(red)