Wali Kota Surabaya periode 2021-2024 ini menyatakan dirinya untuk kampanye siap melawan kotak kosong. Bagi Eri, baik melawan kotak kosong atau pasangan calon sama saja.
“Jadi bumbung kosong dan lawan dua orang, head to head itu podo (sama saja),” terang Eri.
Menurutnya, bedanya melawan kotak kosong adalah lawannya tak memiliki program. Sementara melawan pasangan calon, lawannya memiliki program
“Lah wong Suroboyo kan memilih wali kota sing duwe program, lah iku maksud’e silakan saja (Orang Surabaya kan memilih Wali Kota yang punya program, lah itu maksudnya),” ujar orang nomor satu di Surabaya itu.













