Manokwari- Transisinews.com. Elly Wanma, sosok yang kini menjadi nahkoda Asosiasi Logistik Forwarding Indonesia/Indonesian Logistics Forwarder Association (ALFI/ILFA) Manokwari menarik untuk diungkap.
Pasalnya, pria yang dikenal memiliki karakter keras dan tegas ini ternyata adalah figur yang muda bergaul dan low profile.
Pengusaha logistik ini terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ALFI/ILFA Manokwari melalui Musyawarah Daerah yang diikuti oleh 22 anggota yang merupakan perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) logistik yang beroperasi di Kabupaten Manokwari.
Pria kelahiran Numfor 67 tahun silam punya kisah hidup yang cukup unik, jauh sebelum terpilih sebagai ketua ALFI/ILFA, Elly sempat hampir bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tetapi batal hanya karena ajakan temannya agar mendaftar sebagai anggota polisi.
Elly Wanma kemudian mengikuti ajakan salah satu temannya untuk mendaftar sebagai anggota Bhayangkara dan dinyatakan lulus. Ia pun akhirnya resmi menjadi seorang polisi dan menghabiskan hampir 30 tahun berdinas di Polres Manokwari.
Setelah hampir 30 tahun berdinas di korps Bhayangkara, Elly Wanma yang merupakan jebolan Fakultas Ekonomi di salah satu perguruan tinggi di Papua Barat itu melanjutkan karir sebagai seorang pengusaha.
Selanjutnya, Elly Wanma juga terjun ke dunia politik dan ikut kontestasi pada Pemilihan Umum anggota DPRD tahun 2014.
Di panggung politik, bintang terang Elly Wanma kembali bersinar setelah berhasil meraih satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari.
Setelah menghabiskan satu periode di gedung wakil rakyat Kabupaten Manokwari, Elly Wanma yang merupakan sosok pengusaha ulet dan pekerja keras kembali menggeluti usaha yang telah ia rintis lama.
Ketika berbincang dengan Journal Telegraf jaringan Pikiran Rakyat Media Network (PRMN), Selasa 11 November 2025, Elly Wanma menjelaskan bahwa dirinya bisa menduduki posisi Ketua ALFI/ILFA berkat dukungan seluruh perusahaan JPT yang menjadi anggota asosiasi tersebut.
“Tanpa dukungan kawan kawan pelaku usaha, saya tidak mungkin bisa duduk di sini. Jadi saya harus bekerja untuk mereka, memperjuangkan kepentingan anggota adalah misi utama saya sebagai ketua saat ini,” kata Elly Wanma.
Ia berharap, dukungan seluruh anggota asosiasi terus diberikan kepadanya sebagai nahkoda. Karena, visi dan misi yang dia perjuangkan adalah bagaimana anggota mendapatkan kemudahan dalam menjalankan usaha mereka.
“Saya akan berada di depan membela hak hal kawan kawan anggota asosiasi. Itu tugas pokok saya sebagai ketua. Karena saya yakin, jika anggota sejahtera, asosiasi pasti ikut menjadi kuat dan diperhitungkan,” pungkasnya.***













