BANGKALAN||TRANSISINEWS – Aktivitas balap liar kembali marak di sepanjang Jalan Raya Lomaer, Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Bangkalan, Madura Jawa Timur, masyarakat setempat memicu keresahan mendalam.
Giat balap liar Malam Mingguan ini, bentuk prilaku yang mengganggu ketertiban umum dan bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Seorang warga setempat, Abu Husain, mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi yang mengganggu warga tersebut.
“Kami sangat terganggu dengan adanya balap liar. Selain mengancam keselamatan pengendara lain, suara bising knalpot ‘blong’ yang digunakan para pebalap juga sangat mengganggu warga sedang beristirahat,” ujar Abu.
Lanjut Abu Husain juga menyoroti aspek keselamatan, di mana sebagian besar kendaraan yang terlibat dalam balapan tidak memenuhi standar keselamatan, seperti tidak dilengkapi lampu penerangan yang memadai. Kondisi ini, ditambah dengan kecepatan tinggi di jalanan, meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Masyarakat Desa Lomaer mendesak pihak berwenang, khususnya aparat kepolisian, untuk segera mengambil tindakan tegas.
“Kami mohon agar pihak terkait segera bertindak tegas untuk menertibkan balap liar ini sebelum terjadi korban jiwa. Ketertiban dan keamanan harus menjadi prioritas,” tambah Husain, mewakili harapan warga lainnya.
Warga berharap patroli keamanan ditingkatkan secara signifikan di wilayah tersebut, terutama pada jam-jam rawan.
“Karena untuk memberikan efek jera dan memastikan aktivitas balap liar tidak terulang kembali, sehingga ketenangan dan keamanan desa dapat kembali pulih,” tutupnya. (Tss)













