Ads
Pemerintahan

Bahan Pokok di Kabupaten Lamongan Mengalami Penurunan Harga

syailendraachmad51
×

Bahan Pokok di Kabupaten Lamongan Mengalami Penurunan Harga

Sebarkan artikel ini
3f1b6c54 4284 405c Af3f 5c7b7b7906aa

LAMONGAN||TRANSISI NEWS-Pemerintah Kabupaten Lamongan mencatat sejumlah bahan pokok mengalami tren penurunan harga di pasar tradisional.

 

Berdasarkan pemantauan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan melalui kegiatan monitoring pada Senin (8/7/2024), harga dan stok pangan bahan pokok yang mengalami penurunan diantaranya cabai merah besar dari kisaran harga Rp 27 ribu sampai Rp 30 ribu menjadi Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, cabai rawit dari Rp 28 ribu sampai 30 ribu menjadi Rp 28 ribu sampai 30 ribu, bawang merah dari Rp 25 ribu menjadi Rp 23 ribu.

 

Tidak hanya itu, harga sayur mayur juga berangsur-angsur turun seperti kubis dari kisaran Rp 8 ribu – Rp 12 ribu menjadi Rp 8 ribu – Rp 9 ribu, kentang dari Rp 23 Ribu – Rp 24 ribu menjadi Rp 22 ribu – Rp 23 ribu, tomat turun harga seribu menjadi Rp 5 ribu, wortel dari Rp 17 ribu menjadi Rp 15 ribu, begitu juga dengan yang lain.

 

“Sejumlah komoditas yang cenderung mengalami penurunan harga seperti cabai, bawang, dan sayuran. Tidak ada harga komoditas yang naik secara signifikan. Namun komoditas daging harus diwaspadai karena bobot konsumsinya tinggi,” ujar Kepala DKPP Moch. Wahyudi.

 

Harga bawang putih stabil di harga Rp 35 ribu, kelapa stabil di harga Rp 10 ribu, beras medium bulog Rp 11 ribu. Harga beras premium berkisar antara Rp 13.000 – Rp 16.000, beras medium berkisar antara Rp 12.000 – Rp 13.000, gula pasir berkisar antara Rp 16.500 – Rp 17.000, minyak goreng Rp 16.000 – Rp 17.000 per liter.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *