Ads
TNI

Hampir Sebulan Berlalu, Warga Cantel Kenang Tumpukan Pasir dan Syukuri Kehadiran Jembatan Garuda

syailendraachmad51
×

Hampir Sebulan Berlalu, Warga Cantel Kenang Tumpukan Pasir dan Syukuri Kehadiran Jembatan Garuda

Sebarkan artikel ini
IMG 20260903 WA0195

NGAWI||TRANSISINEWS— Hampir sebulan berlalu sejak Jembatan Garuda berdiri kokoh di desanya, Bu Jaini (60), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, masih seakan tak percaya. Jembatan gantung yang selama ini hanya menjadi impian warga, kini benar-benar hadir dan mengubah mobilitas harian masyarakat setempat.

​Sebelum adanya jembatan tersebut, warga Desa Cantel bertahun-tahun harus menghadapi sulitnya akses menyeberangi sungai. Untuk beraktivitas di seberang desa, warga kerap memanfaatkan tumpukan pasir di aliran sungai sebagai pijakan darurat—sebuah cara yang penuh risiko, terutama saat debit air naik.

​”Kalau tidak ada Jembatan Garuda, mungkin kami warga di sini masih menggunakan tumpukan pasir untuk menyeberangi sungai,” kenang Bu Jaini saat ditemui di lokasi jembatan, Kamis (3/9/2026).

​Rasa syukur senada disampaikan oleh Muhamad Machi (59). Ia mengaku kini warga tak lagi merasa waswas atau khawatir harus memutar jauh ketika arus sungai deras. Kehadiran jembatan gantung ini memberikan rasa aman dan harapan baru bagi aktivitas perekonomian warga desa.

​Komitmen Korem 081/DSJ Buka Akses Terisolir

​Meninjau langsung keberadaan jembatan gantung di Desa Cantel, Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo menegaskan bahwa program pembangunan Jembatan Garuda merupakan komitmen TNI untuk membuka konektivitas di wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan akses infrastruktur.

​”Program Jembatan Garuda ini tujuannya untuk membuka akses di berbagai wilayah yang selama ini terisolir atau terbatas, seperti di Desa Cantel ini. Warga kini tidak perlu lagi mengambil risiko bahaya atau memutar hingga beberapa kilometer saat arus sungai tinggi,” jelas Mayor Timbul.

​Mayor Timbul mengungkapkan, jajaran Korem 081/DSJ telah membangun puluhan unit Jembatan Garuda di berbagai titik wilayah tugasnya. Pihaknya berharap keterbukaan akses transportasi ini dapat memicu pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

​Selain meninjau Jembatan Garuda di Desa Cantel, Kecamatan Pitu, dalam kunjungan kerja tersebut Mayor Timbul juga melakukan peninjauan pada jembatan gantung serupa yang telah beroperasi di Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.(red/*)