Ads
Pemerintahan

Berawal 15 Ekor Domba, Aringga Bayu Kini Kembangkan ‘Aqiqah Assalam’ Hingga Jawa Timur

syailendraachmad51
×

Berawal 15 Ekor Domba, Aringga Bayu Kini Kembangkan ‘Aqiqah Assalam’ Hingga Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
K7X5ZCMuAS1JBtML

​BOJONEGORO||TRANSISINEWS— Ketekunan, kemauan untuk terus belajar, dan semangat berinovasi menjadi kunci utama keberhasilan Aringga Bayu Puspita, pemuda asal Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Pendiri usaha ‘Aqiqah Assalam’ ini berhasil mentransformasi usaha peternakan domba dari skala kecil hingga menembus pasar lintas daerah di Jawa Timur.

​Aringga menceritakan, perjalanan usahanya dimulai pada tahun 2011 dengan modal awal Rp10 juta. Modal terbatas tersebut ia manfaatkan untuk membeli 15 ekor domba sebagai langkah awal merintis peternakan mandiri.

​Seiring berjalannya waktu, usaha Aringga terus berkembang. Titik balik penguatan kapasitas usahanya terjadi pada tahun 2016 saat ia mulai mendapatkan pembinaan dan pendampingan intensif dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro.

​Berkat rekam jejak dan keberhasilannya mengelola peternakan secara profesional, pada tahun 2025 Aringga dipercaya oleh Disnakkan Bojonegoro menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penerima Program Domba Kesejahteraan di 15 kecamatan. Kepercayaan tersebut kembali berlanjut pada tahun 2026.

​”Pembinaan dari Disnakkan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan usaha kami. Kini saya juga diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman kepada peternak lain agar mereka semakin percaya diri mengembangkan usaha ternak domba,” ungkap Aringga.

​Saat ini, populasi domba di peternakan miliknya mencapai rata-rata 300 ekor pada hari biasa dan melonjak hingga sekitar 800 ekor saat memasuki musim Iduladha guna memenuhi tingginya permintaan pasar.

​Guna merespons kebutuhan konsumen modern, Aqiqah Assalam tidak hanya menjual domba hidup, tetapi juga menyediakan layanan jasa penyembelihan hingga olahan masakan matang siap saji. Usaha ini turut memberikan dampak sosial dengan memberdayakan warga sekitar sebagai tim kuliner serta melibatkannya para lulusan perguruan tinggi (alumni mahasiswa) sebagai tenaga administrasi.

​”Ini mengikuti perkembangan zaman dan mengikuti permintaan pembeli,” jelasnya.

​Dalam operasional harian, Aqiqah Assalam rata-rata mengirimkan pesanan olahan matang ke tiga lokasi berbeda. Jangkauan pemasarannya pun kian meluas, ditandai dengan dibukanya kantor cabang pemasaran di Kota Surabaya dan Kabupaten Jombang, serta jangkauan pengiriman hingga ke Madura dan sedikitnya 12 kota/kabupaten lainnya di Jawa Timur.

​Melalui perjalanannya, Aringga mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor peternakan domba yang dinilainya memiliki prospek bisnis sangat menjanjikan jika ditekuni secara konsisten.

​”Kalau ingin sukses di bidang ternak domba, yang pertama harus mencintai dulu ternaknya. Kambing maupun domba adalah hewan yang diberkahi. Nikmati prosesnya, terus belajar, insyaallah hasilnya akan mengikuti,” tutupnya.

​Kehadiran sosok peternak muda sukses seperti Aringga selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Disnakkan yang terus memacu lahirnya wirausahawan peternakan mandiri demi memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.(sy)