Ads
NasionalPemerintahan

Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk: Bentuk Penghormatan Negara terhadap Perjuangan Buruh

syailendraachmad51
×

Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk: Bentuk Penghormatan Negara terhadap Perjuangan Buruh

Sebarkan artikel ini
IMG 20260516 WA0274

 

​NGANJUK||TRANSISINEWS – Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian ini menjadi bentuk penghormatan tertinggi negara terhadap perjuangan Hak Asasi Manusia (HAM) serta hak-hak pekerja yang selama ini disuarakan oleh pahlawan buruh tersebut.

​Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung dan melindungi hak-hak kaum buruh di seluruh penjuru Indonesia.

​Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung rumah tinggal yang ditempati Marsinah semasa hidupnya.

Kepala Negara melihat dari dekat berbagai koleksi peninggalan sejarah perjuangan sang aktivis, termasuk kamar tidur Marsinah yang tetap dipertahankan keasliannya sebagai pengingat abadi atas keberanian dan pengorbanannya.

​Presiden menegaskan bahwa bangsa Indonesia didirikan di atas fondasi Pancasila yang menjunjung tinggi semangat keadilan sosial dan asas kekeluargaan.

Oleh karena itu, negara wajib hadir di tengah-tengah rakyat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat kecil.

​“Buruh adalah anak-anak bangsa. Petani adalah anak bangsa. Nelayan anak bangsa. Semuanya, para pemimpin, para politisi, para birokrat hanya petugas, hanya penerima mandat,” tegas Presiden Prabowo dalam arahannya.

​Keberadaan Museum Ibu Marsinah ini diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi bangunan memorial, melainkan sebagai ruang edukasi sejarah yang bernilai tinggi bagi publik.

Museum ini diharapkan mampu menjadi tempat refleksi bagi generasi muda tentang pentingnya menegakkan keadilan sosial, perlindungan HAM, serta penghormatan terhadap martabat kaum pekerja.

​Melalui peresmian ini, pemerintah berharap nilai-nilai perjuangan Marsinah dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun hubungan ketenagakerjaan yang harmonis, berkeadilan, dan bermartabat di Indonesia. (red)

error: Content is protected !!