Ads
Investigasi

Antrean Poli Kandungan RS ‘Aisyiyah Bojonegoro Amburadul, Pasien Kecewa Sistem Urutan “Melompat-lompat”

syailendraachmad51
×

Antrean Poli Kandungan RS ‘Aisyiyah Bojonegoro Amburadul, Pasien Kecewa Sistem Urutan “Melompat-lompat”

Sebarkan artikel ini
IMG 20260404 WA0024 copy 1536x864

 

 

​BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pelayanan di Poli Kandungan Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro, khususnya yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Ji’ronah, menuai keluhan dari sejumlah pasien.

Sistem antrean yang dinilai tidak sistematis dan berantakan memicu ketidaknyamanan serta kekecewaan mendalam bagi warga yang hendak melakukan kontrol kesehatan.

Salah satu pasien yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terhadap manajemen pelayanan poli tersebut.

Ia mengaku telah melakukan pendaftaran online atau melalui sistem rumah sakit sejak satu minggu sebelum jadwal kontrol demi mendapatkan nomor urut awal.

​”Kami sudah daftar seminggu sebelumnya, sudah dapat nomor urut dan hari yang ditentukan. Harapannya tentu dilayani sesuai urutan itu. Tapi kenyataannya di lokasi, sistem pemanggilan nomor urutnya sangat tidak jelas dan membingungkan,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (4/4/2026).

Ketidaknyamanan pasien memuncak saat melihat proses pemanggilan di depan ruang poli. Alih-alih berjalan secara berurutan (squencial), nomor antrean justru melompat secara acak.

​”Masak habis nomor 15, tiba-tiba lompat ke nomor 24, lalu 23, eh kembali lagi ke nomor 4. Setelah itu lompat lagi ke nomor 29 dan lanjut ke 27. Ini sangat amburadul dan tidak sistematis. Buat apa ada nomor urut kalau di lapangan panggilannya suka-suka petugas?” keluh pasien lain yang turut mengantre di Lantai 3 Gedung Ji’ronah.

​Kondisi ini menyebabkan penumpukan pasien di ruang tunggu. Ketidakpastian waktu pelayanan membuat para ibu hamil yang membutuhkan kenyamanan ekstra justru merasa kelelahan karena harus menunggu tanpa kejelasan alur.

Menanggapi keluhan masyarakat yang beredar, awak media mencoba melakukan upaya konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Humas maupun manajemen RS ‘Aisyiyah Bojonegoro.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit belum memberikan jawaban resmi terkait penyebab teknis terjadinya kekacauan sistem antrean di Poli Kandungan Gedung Ji’ronah tersebut.

Publik berharap adanya perbaikan sistem informasi dan manajemen pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama bagi pasien kelompok rentan seperti ibu hamil.

​Transparansi mengenai prosedur pemanggilan—apakah didasarkan pada jam kedatangan, tingkat kegawatdaruratan, atau murni kesalahan sistem digital—sangat dinantikan oleh para pasien guna menghindari persepsi negatif terhadap kualitas layanan rumah sakit swasta terkemuka di Bojonegoro ini. (red)