Oleh: Eko P. Jatmono
BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Nama Ahmad Supriyanto kini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Bojonegoro.
Bukan sekadar karena jabatannya sebagai Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro atau Ketua DPD Partai Golkar, namun karena perjalanan hidupnya yang dinilai mampu memotivasi banyak orang.
Lahir dari keluarga sederhana sebagai anak seorang penjual sayur, Ahmad Supriyanto membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan di panggung politik dan pengabdian masyarakat.
Perjalanan hidup sosok yang dikenal vokal ini digambarkan sebagai cermin harapan bagi masyarakat kecil.
Tumbuh dengan realitas kehidupan yang keras, mental baja Ahmad Supriyanto justru tertempa sejak dini.
Ia tidak larut dalam keterbatasan, melainkan menjadikannya energi untuk terus bergerak maju hingga dipercaya menduduki kursi legislatif.
Capaiannya memuncak saat ia dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Politik Inspiratif dalam ajang Angling Dharma Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro.
Eko P. Jatmono, Pimdes Partai Golkar Desa Sumuragung, dalam opininya menilai bahwa penghargaan tersebut merupakan simbol dari konsistensi Ahmad Supriyanto dalam memperjuangkan kepentingan publik.
”Sebagai Ketua Komisi C, beliau dikenal vokal dalam mengawal kebijakan publik, terutama pada sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Di tengah kompleksitas persoalan daerah, dibutuhkan keberanian sekaligus kepekaan untuk memastikan kebijakan benar-benar berpihak pada rakyat,” tulis Eko. Sabtu (28/03/2026).
Lebih lanjut, Eko menekankan bahwa kedekatan Ahmad Supriyanto dengan masyarakat bawah tidak luntur meski telah menjabat posisi strategis.
Hal inilah yang membedakan antara pemimpin yang sekadar menjabat dengan pemimpin yang benar-benar hadir di tengah warganya.
Bagi masyarakat di tingkat desa, kisah Ahmad Supriyanto membawa pesan mendalam bahwa kader dari akar rumput memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi luas bagi daerah.
”Sosok beliau menjadi inspirasi bahwa tidak ada alasan untuk merasa kecil, selama kita memiliki tekad dan integritas. Dalam konteks politik, ini adalah energi positif bahwa politik juga tentang pengabdian dan keteladanan,” tambah Eko dalam catatannya.
Kisah sukses Ahmad Supriyanto menjadi pengingat bagi banyak pihak di Bojonegoro bahwa kesuksesan sejati diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat luas.
Melalui dedikasi dan rekam jejaknya, inspirasi dari “anak penjual sayur” ini diprediksi akan terus hidup dan mewarnai dinamika pembangunan di Bumi Angling Dharma.
Editor: [Syailendra]













