BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mematangkan tata kelola data guna mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang presisi dan tepat sasaran. Komitmen kuat tersebut ditegaskan dalam forum Interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 bersama Tim Penilai Badan Pusat Statistik (BPS) di Ruang Setyowati, Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (14/7/2026).
Agenda krusial ini dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, serta dihadiri jajaran BPS Kabupaten Bojonegoro, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora).
Interview EPSS ini merupakan bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di tingkat daerah, sekaligus mempercepat implementasi program Satu Data Indonesia (SDI).
Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa data berkualitas merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan publik. Setiap program yang digulirkan pemerintah daerah harus berbasis data yang akurat, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
”Kami mengapresiasi pelaksanaan EPSS ini. Agenda ini bukan sekadar formalitas pemenuhan indikator penilaian, melainkan instrumen penting untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan tata kelola statistik sektoral yang tengah kita bangun bersama,” ujar Setyo Wahono.













