Untuk sektor pertanian, Pemkab Bojonegoro memfokuskan dukungan pada empat persoalan utama, yakni ketersediaan air, pupuk, harga pascapanen, serta bibit dan pengendalian hama. Penanganan kekeringan dilakukan melalui pembangunan sarana air, termasuk pemanfaatan tenaga surya untuk irigasi lahan pertanian.
Pemerintah daerah juga terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan yang saat ini berada pada kisaran 11,69 persen atau sekitar 53 ribu kepala keluarga, melalui optimalisasi berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Freddy Poernomo menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat. Perbedaan suku, agama, pilihan politik, maupun latar belakang sosial merupakan hal wajar dalam demokrasi dan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.
Freddy mengajak masyarakat untuk kembali bergandengan tangan membangun daerah setelah selesainya pesta demokrasi, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi dengan saling menghormati dan menjaga persaudaraan.(sy/*)













