Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menjelaskan bahwa Porkab Bojonegoro memiliki konsep pembinaan yang unik dan berbeda dari daerah lain. Jika di daerah lain kompetisi olahraga umumnya berbasis klub, Bojonegoro konsisten mengembangkan pembinaan berbasis kecamatan agar seluruh wilayah memiliki kesempatan yang setara.
Sebagai keberlanjutan dari program ini, pada tahun 2027 mendatang setiap kecamatan direncanakan akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). Agenda ini akan melibatkan KOK, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat penjaringan atlet sejak tingkat akar rumput.
”Melalui pembinaan berbasis kecamatan ini, kami ingin menciptakan sistem pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan. Harapannya, setiap kecamatan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” jelas Arief.
Prosesi penutupan ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir Porkab secara langsung oleh Bupati Setyo Wahono kepada Camat Bojonegoro David Prasetyo, yang didampingi Ketua KOK Kecamatan Bojonegoro Saifuddin. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan medali serta uang pembinaan secara simbolis kepada para atlet berprestasi dari 27 cabang olahraga yang telah merampungkan seluruh pertandingan.













