Ads
Pemerintahan

Apresiasi Ribuan Atlet, Bupati Bojonegoro Tutup Gelaran Porkab II di Pendopo Malowopati

syailendraachmad51
×

Apresiasi Ribuan Atlet, Bupati Bojonegoro Tutup Gelaran Porkab II di Pendopo Malowopati

Sebarkan artikel ini
IMG 20260712 WA0004

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Bojonegoro Tahun 2026 resmi berakhir.

Ajang olahraga terbesar tingkat kabupaten tersebut ditutup langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah, di Pendapa Malowopati, Jumat (10/7/2026) malam.

Acara penutupan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, jajaran Forkopimda, Ketua KONI Bojonegoro, kepala OPD, camat, pelatih, ofisial, serta para atlet yang telah berkompetisi selama hampir dua pekan.

 

PORKAB II berlangsung sejak 27 Juni 2026 dan sukses menyelesaikan seluruh pertandingan dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

 

Sebanyak 3.535 atlet dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro ambil bagian dalam pesta olahraga ini.

 

Mereka bertanding pada 27 cabang olahraga, termasuk Mixed Martial Arts (MMA) yang untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam PORKAB.

 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menyampaikan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan PORKAB II.

 

Menurutnya, Bojonegoro memiliki keunikan dibandingkan daerah lain di Jawa Timur karena sistem pembinaan atlet dilakukan berbasis kecamatan, bukan klub.

 

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena tidak semua kabupaten atau kota di Jawa Timur menyelenggarakan PORKAB. Bahkan Bojonegoro menjadi satu-satunya yang menjaring atlet berbasis kecamatan,” ujarnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2027 mendatang Pemkab Bojonegoro berencana menggelar Pekan Olahraga Kecamatan sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini sekaligus persiapan menuju PORKAB berikutnya.

 

Sementara itu, Bupati Setyo Wahono memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan PORKAB II, mulai dari KONI, panitia, pelatih, ofisial, camat, kepala desa hingga para atlet.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *