Ini adalah salah satu kebijakan yang dikeluarkan dalam upaya membantu unit usaha mikro merespon dampak pandemi Covid.Dilanjutkannya, keraguan atas banyaknya pelaku UMKM kota Bitung ini membuat Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri menelorkan Program UMKM Ketuk Pintu pada tahun 2022 dengan tujuan memverifikasi UMKM yang ada. “Akhir tahun 2022 dilakukan pendataan dan Verifikasi langsung oleh Tim Dinas Koperasi serta tim yang dibentuk oleh Walikota yang programnya bernama UMKM Ketuk Pintu,” katanya.
Dari Program inilah hadir data Valid sampai dengan 6000 Pelaku UMKM di Bitung. “Dari Program UMKM Ketuk pintu ini lahir UMKM yang Valid dan terverifikasi sampai dengan titik koordinat atau Alamat lengkap pelaku UMKM sampai dengan tempat usaha sehingga melahirkan UMKM terverifikasi sampai 6000 pelaku UMKM kota Bitung yang setiap tahunnya diupgrade,” jelasnya.













