Politik

Tokoh HAM Papua Warinussy, Mendorong Warga OAP Hadiri TPS Pada 14 February 2024

mmcnews00
×

Tokoh HAM Papua Warinussy, Mendorong Warga OAP Hadiri TPS Pada 14 February 2024

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20231213 224244~3

PB- Transisinews.my.id. Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mendorong seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat, bahkan masyarakat se Tanah Papua, agar dapat hadir dan datang ketempat pemungutan suara (TPS) nya masing- masing untuk menyalurkan aspirasi politiknya dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), yaitu Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden-Wakil Presiden. Waktu kampanye segera berakhir hari Sabtu (10/2) sesuai jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebagai salah satu Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) ditanah Papua, saya memandang bahwa keterpilihan para calon anggota Legislatif baik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari dan Kabupaten/kota di Tanah Papua sedapat mungkin “diberikan” kepercayaan kepada wakil- wakil yang berasal dari warga masyarakat Orang Asli Papua (OAP). Alasannya adalah karena kepentingan setiap daerah kabupaten/kota di Tanah Papua,

kepentingan keberpihakan kebijakan daerah bagi kesejahteraan OAP. Sehingga adalah sangat rasional dan penting bahwa eksistensi wakil rakyat OAP mesti menjadi pertimbangan pertama dan utama. Saya juga mendorong para calon wakil rakyat di DPRD Kabupaten/Kota di Tanah Papua, termasuk di Manokwari untuk memastikan bahwa kehadiran mereka di parlemen lokal akan memberi kesejukan dan kenyamanan bagi semua warga masyarakat pemilihnya baik dari kalangan OAP dan non OAP secara berkeadilan. Di DPR Papua pada 6 (enam) Provinsi di Tanah Papua,

Sembari Warinussy Menuturkan dapat diberi prosi yang berkeadilan bagi rakyat OAP dan non OAP yang mampu memberi kepastian perlindungan hukum dan HAM bagi seluruh lapisan masyarakat disetiap provinsi di Tanah Papua. Sementara pada DPR RI dan DPD RI di Jakarta semestinya terpilih calon- calon wakil rakyat dari kalangan OAP, karena di kedua lembaga tinggi negara tersebut (DPR RI dan DPD RI) tersebut, kepentingan politik dan harga diri OAP menjadi taruhan penting sepeninggal adanya kebijakan Otonomi Khusus di Tanah Papua yang dalam banyak kasus belum memberi jaminan perlindungan terhadap Hak- hak dasar OAP serta belum mampu memberi jaminan bagi berlangsung penegakan hukum yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Papua, khususnya OAP. Tuturnya

” Sementara itu bagi kepentingan pemilu Presiden Republik Indonesia yang Baru, dari ketiga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, sudah terlihat apa yang menjadi visi dan misi masing- masing serta telah dapat diperkirakan apa yang bakal dilakukan ketiga mereka memperoleh mandat rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa yang besar ini, iaitu bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Rakyat diIndonesia dan di Tanah Papua semestinya memahami siapa dari antara ketiga pasangan calon tersebut yang memiliki rekam jejak baik dan mampu melakukan upaya perbaikan terhadap ketersediaan lapangan kerja bagi seluruh lapisan rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *