Investigasi

Warning Kasat Reskrim Polresta Sorong, Judi Sabung Ayam Tetap Buka Oleh Oknum Inisial O, Diduga O Kebal Hukum.. !!

mmcnews00
×

Warning Kasat Reskrim Polresta Sorong, Judi Sabung Ayam Tetap Buka Oleh Oknum Inisial O, Diduga O Kebal Hukum.. !!

Sebarkan artikel ini

Kota Sorong-Transisinews.Para pelaku sabung ayam dan dadu dikota Sorong tidak ada rasa takut sedikitpun, seakan- akan APH diwilayah Tersebut tidak mempunyainyali memberantas permainan judi sabung ayam dan dadu.

Pihak Kepolisian Polresta kota Sorong menghampiri lokasi TKP sabung ayam dan dadu pada Pukul 18 00 WITA Minggu 22 Oktober 2023, lalu, tapi lokasi kosong para pelaku judi sudah tidak ada lagi di TKP.

TKP sabung ayam dan dadu tersebut dipantau oleh pihak kepolisian dalam hal Kasatreskrim Polresta Kota Sorong Iptu Arifal Utama, S.Tr.,S.Ik,

“tapi sangat disayangkan hari ini pukul 15 00 WITA, 24 Oktober 2023 sabung ayam dialokasi Jalan sapta taruna depan lapas Kota Sorong, masih saja dibuka oleh Oknum yang sama inisial O Dan O, mereka tidak ada rasa takut sedikitpun seakan- akan mereka kebal hukum, dan diduga pihak APH Sudah Masuk angin.

Kegiatan sabung ayam hari ini dengan taruhan 30jt Sekali lepas, sangat Gila” berarti hasilnya cukup besar pantas aja kalau judi ini susah digrebek oleh pihak penegak hukum.

Bisa dibilang atau tidak masuk akal, kalau judi yang sudah dipantau oleh APH kok oknum inisial O masih saja berani Buka, ada apa ini ?, mungkin kah oknum tersebut kuat atau ada orang besar dibalik semua ini,

Sebagai informasi dan investigasi media hari ini mereka main dngan taruhan 3jt sampai 30 juta sekali lepas ayam pisau. Ungkap warga yang kesal kenerja APH diwilaya ini,

Diduga om, polisi tersebut sudah masuk angin, makanya permainan sabung ayam dan dadu tetap putar, walau sudah ada worning dari Bapak polisi. Ucap warga

hari Minggu mereka akan main lagi besar- besaran dan oknum inisial O tidak pusing dengan Polisi atau APH, saya dengar om pembicaraan mereka.

Kalau tempat sabung ayam ini akan benar benar ditutup, tangkap pelaku agar mereka tobat, dengan apa yang mereka kerjakan, ini sudah kelewatan, tau- taunya mereka sudah diberi worning oleh aparat hukum kok masi main. Tutur warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *