Potensi bencana yang dapat terjadi meliputi banjir dan banjir bandang, Tanah longsor, terutama di wilayah bertopografi curam, angin kencang dan puting beliung, pohon tumbang, jalan licin dan jarak pandang berkurang.
Cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang umumnya berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari.
Menindaklanjuti peringatan BMKG, BPBD Kabupaten Bojonegoro menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar tebing, lereng, dan bantaran sungai.
Berhati-hati saat berkendara, mengingat potensi jalan licin, genangan air, serta pohon tumbang.
Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan media sosial BPBD Bojonegoro.
Segera melapor kepada perangkat desa atau call center BPBD apabila terjadi kondisi darurat atau bencana.
BPBD Bojonegoro juga memastikan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem demi keselamatan masyarakat.
BMKG Juanda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lengah terhadap perubahan cuaca mendadak dan selalu mengikuti pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi.(red)













