“Kami berharap fasilitas klinik kesehatan yang ada di KDKMP ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga pelayanan kesehatan ditingkat desa bisa terlaksana. Harapannya, nantinya bisa menjadi pusat layanan kesehatan awal di desa,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan KDKMP merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi dan pelayanan masyarakat desa yang saat ini terus didorong secara kolaboratif bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra.
“Kami berharap seluruh KDMP nantinya bisa operasional maksimal dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” tambah Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST.
Ditempat yang sama, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengatakan bahwa Desa Pesen menjadi salah satu pilot project Desa Sehat JKN diwilayah Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Desa Pesen ini termasuk pilot project Desa Sehat. Harapannya masyarakat rutin melakukan cek kesehatan gratis, sehingga penyakit kronis bisa diketahui lebih awal dan ditangani lebih cepat,” jelasnya.
Bupati Bojonegoro juga menekankan pentingnya kemudahan layanan JKN bagi masyarakat serta optimalisasi teknologi digital dalam pelayanan kesehatan.
“Pelayanan JKN harus mudah dan tidak ribet. Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Setyo Wahono.
Selain penguatan layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan sinergi bersama BNI dalam mendukung digitalisasi dan pengembangan KDKMP agar mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat desa, mulai dari layanan pembayaran iuran JKN, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, fasilitas kesehatan, perbankan, dan masyarakat, program Desa Sehat JKN diharapkan mampu memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat hingga tingkat desa.(red)













