Ads
Politik

Reses Masa Sidang III Fraksi Demokrat Drs. Sudjono, Masyarakat Saling Berebut Sampaikan Aspirasi

syailendraachmad51
×

Reses Masa Sidang III Fraksi Demokrat Drs. Sudjono, Masyarakat Saling Berebut Sampaikan Aspirasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20251122 235501 copy 1224x753

Hadir ditengah masyarakat saat kegiatan reses, Wakil Ketua DPR RI Jatim Sriwahyuni, mengatakan bahwa reses ini adalah suatu momen untuk memfasilitasi DPRD bertemu dengan konstituen nya.

“Barangkali ada usulan yang bisa kami sampaikan dan bawa kedalam agenda rapat R-APBD tahun 2027 nanti. Karena ini awal usulan yang dibahas di tahun 2026 dan akan direalisasikan di tahun 2027,” tungkasnya.

Dalam momen dialog interaktif, salah satu warga Kota Bojonegoro, Dul, menyampaikan keresahan masyarakat terkait kabel seluler atu kabel internet yang semrawut, tumpang tindih, bahkan mengganggu aktivitas masyarakat yang dilalui kabel tersebut.

“Kami berharap pemerintah mau menindak tegas dan bertanggung jawab atas perbuatan oknum perusahaan. Dikhawatirkan kabel yang semrawut hingga menjuntai kebawah dapat mengakibatkan kecelakaan. Dan kami sampaikan agar penataannya dapat diterbitkan karena kita tau bahwa kabel seluler ini sudah menjamur dari kota hingga kepelosok desa,” jelas warga tersebut.

Tak mau ketinggalan warga Desa Dander, Woly, menyampaikan keluhan terhadap infrastruktur jalan raya Dander yang rusak parah banyak lubang nya.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari provinsi untuk jalan raya dander dan sekitarnya,” ucap ibu kader ini.

Menanggapi jalan tersebut, Sriwahyuni mengatakan bahwa memang itu ranahnya provinsi, dan untuk tahun ini sudah teranggarkan serta akan segera terealisasikan.

“Perbaikan bukan di cor melainkan di aspal, namun prosesnya bertahap dan mudah-mudahan segera selesai pengerjaannya,” jelas Sriwahyuni kepada warga Dander.

Sedangkan warga Kadipaten, Gangsar, mengeluh akibat perbaikan jalan dan irigasi di Jl.Wr.supratman dan Jl. Sawunggaling mengakibatkan terputusnya saluran air PDAM, sehingga sejak 25hari kemarin kami warga Kadipaten tidak punya air bersih dan untungnya ada bebera tetangga kami yang memiliki sumber air dari sumur bor.

“Padahal telah membuat laporan ke kantor PDAM Tirta Buana selama 5kali namun tidak ada solusi, bahkan pertama kali melaporkan harus didampingi Ketua RT setempat. Tetapi kita hanya diberi janji palsu akan di beri air bersih dengan mobil tangki,” terangnya kepada 2 Anggota DPRD Bojonegoro dan 1 Anggota DPR RI Prov. Jatim itu.

IMG 20251122 235414 copy 1224x918
Sukur Priyanto saat memberikan jawaban atas usulan peserta reses.

Sukur Priyanto sebagai ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro dan Anggota DPRD Bojonegoro menyuarakan dengan tegas kepada seluruh kontraktor yang mengerjakan proyek jalan, trotoar, maupun irigasi agar memperhatikan saluran / pipa air PDAM.

“Ini WARNING dari saya!! Karena ini bukan keluhan yang pertama kalinya, sudah sering saya mendengarkan keluhan seperti ini. Ini tanggung jawab siapa?? ini adalah tanggung jawab kita bersama, Pemerintah, Dinas terkait, dan Kontraktor,” ucapnya penuh ketegasan.

“Seharusnya kontraktor itu tau apa saja yang ada diarea titik pengerjaan proyek, jangan hanya mikir untung saja, namun mengorbankan kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya reses ini diharapkan masyarakat dapat ikut berpartisipasi mengawal pembangunan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.(sy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *