BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 yang digelar sejak 27 Juni hingga 10 Juli 2026 resmi ditutup. Prosesi penutupan ajang olahraga terbesar di tingkat kabupaten ini dilaksanakan di Pendopo Malowopati, Jumat (10/7/2026).
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Sekretaris Daerah Edi Susanto, Ketua KONI Bojonegoro, perwakilan Polres Bojonegoro, para camat, atlet, Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK), serta tamu undangan lainnya.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, wasit, ofisial, panitia, KONI, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora), hingga pemerintah kecamatan yang telah menyukseskan gelaran ini. Ia menegaskan bahwa Porkab bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membentuk karakter, disiplin, kerja keras, kejujuran, dan semangat juang bagi generasi muda.
”Terima kasih kepada seluruh atlet. Olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Upaya peningkatan prestasi olahraga ini harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara holistik,” ujar Bupati.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Kecamatan Bojonegoro yang berhasil keluar sebagai juara umum dan membawa pulang piala bergilir Porkab II Tahun 2026. Namun, Bupati mengingatkan bahwa esensi utama dari olahraga adalah bagaimana menghargai proses, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menjelaskan bahwa Porkab Bojonegoro memiliki konsep pembinaan yang unik dan berbeda dari daerah lain. Jika di daerah lain kompetisi olahraga umumnya berbasis klub, Bojonegoro konsisten mengembangkan pembinaan berbasis kecamatan agar seluruh wilayah memiliki kesempatan yang setara.
Sebagai keberlanjutan dari program ini, pada tahun 2027 mendatang setiap kecamatan direncanakan akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). Agenda ini akan melibatkan KOK, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat penjaringan atlet sejak tingkat akar rumput.
”Melalui pembinaan berbasis kecamatan ini, kami ingin menciptakan sistem pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan. Harapannya, setiap kecamatan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” jelas Arief.
Prosesi penutupan ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir Porkab secara langsung oleh Bupati Setyo Wahono kepada Camat Bojonegoro David Prasetyo, yang didampingi Ketua KOK Kecamatan Bojonegoro Saifuddin. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan medali serta uang pembinaan secara simbolis kepada para atlet berprestasi dari 27 cabang olahraga yang telah merampungkan seluruh pertandingan.













