Ads
Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Surakarta untuk Kembangkan Batik

syailendraachmad51
×

Pemkab Bojonegoro Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Surakarta untuk Kembangkan Batik

Sebarkan artikel ini
1000027488 copy 1600x960

BOJONEGORO||TRANSISINEWS- Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta untuk mengembangkan batik. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro, Dr. Hj. Cantika Wahono, mengunjungi sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Semanggi Harmoni Surakarta untuk membahas potensi kerja sama. Kamis (12/06/2025).

Cantika Wahono mengatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menguatkan koneksi antara Bojonegoro dan Surakarta, serta membentuk ekosistem batik yang kuat.

“Solo dengan identitas kota batik yang kuat dan mendunia menjadi contoh sukses bagi kami dalam pengembangan batik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa adanya sentra atau kampung batik seperti di Solo dapat melahirkan ekosistem, menjadikan IKM dan industri kreatif bisa tumbuh berkembang.

Dekranasda Surakarta, yang dipimpin oleh Vanessa Winastesia, menyambut baik kedatangan Cantika Wahono dan tim Dekranasda Bojonegoro. Vanessa mengatakan bahwa Dekranasda Solo terbuka dan senang hati adanya koneksi batik antara Solo dan Bojonegoro.

“Kami percaya diri dan terus mengembangkan batik Solo,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Welly Fritama, mengatakan bahwa Pemkab Bojonegoro akan mengadakan Wastra Batik Festival 2025 dan akan memberi slot stand dan galeri kepada Dekranasda Solo untuk ikut bagian dalam event tersebut.

“Adanya koneksi Bojonegoro dan Solo, kami akan memberi kesempatan kepada Dekranasda Solo untuk mempromosikan batiknya,” katanya.

Vanessa Winastesia juga menyambut baik ajakan Bojonegoro untuk berpartisipasi dalam Wastra Batik Festival 2025.

“Kami bangga bahwa batik Solo mendapat apresiasi dari Pemkab Bojonegoro,” ujarnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pengembangan batik di Bojonegoro dan Surakarta, serta membentuk ekosistem batik yang kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan melestarikan budaya batik di kedua daerah.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro Amir Syahid, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Heri Widodo, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Teguh Aris Setyobudi.(sy)