Ads
TNI

Pastikan Akselerasi Infrastruktur Pertahanan, Pangdam V/Brawijaya Cek Pembangunan YTP dan Jembatan di Bondowoso

syailendraachmad51
×

Pastikan Akselerasi Infrastruktur Pertahanan, Pangdam V/Brawijaya Cek Pembangunan YTP dan Jembatan di Bondowoso

Sebarkan artikel ini
IMG 20260603 WA0008

BONDOWOSO||TRANSISINEWS– Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan proyek pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) serta Jembatan Perintis Garuda di wilayah teritorial Kodim 0822/Bondowoso pada Selasa (02/06/2026).

​Agenda peninjauan yang diikuti oleh sekitar 50 personel ini dikomandani langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, dengan Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan di lapangan.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen makro Kodam V/Brawijaya untuk memastikan kelancaran pembangunan fasilitas pertahanan strategis yang juga berdampak langsung pada penguatan ketahanan wilayah dan akselerasi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
​Titik pertama yang disambangi rombongan adalah lokasi bakal markas Yonif TP di Dusun Pondok Jeruk, Desa Sukerjo, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso.

Kedatangan jajaran pimpinan Kodam ini disambut hangat oleh jajaran Forkopimda Bondowoso, unsur TNI-Polri, Perhutani, perwakilan Pemkab, serta para tokoh masyarakat setempat.

​Di lokasi tersebut, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito memaparkan secara detail mengenai siteplan, koordinat titik, hingga kemajuan pengerjaan fisik Batalyon Teritorial Pembangunan yang digadang-gadang menjadi basis pertahanan baru di Bondowoso.

​Mayjen TNI Rudy Saladin menguraikan bahwa proyek Yonif TP di Bondowoso merupakan bagian dari agenda nasional pembangunan 17 YTP Tahap IV, di mana sembilan titik di antaranya ditempatkan di wilayah hukum Jawa Timur.

Secara pemetaan geospasial, area yang dipilih dinilai sangat ideal dan memiliki nilai strategis tinggi untuk memicu pertumbuhan ekonomi desa-desa di sekitarnya.

​”Terkait kesiapan pasukan, saat ini telah disiapkan sekitar 600 personel Yonif TP. Penempatan para prajurit ini nantinya diproyeksikan membawa dampak berantai bagi roda ekonomi lokal, mulai dari geliat UMKM hingga terciptanya peluang lapangan kerja baru bagi penduduk setempat,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

​Jenderal bintang dua ini juga memberikan instruksi tegas terkait pentingnya percepatan pengerjaan sarana inti, seperti barak prajurit, jaringan instalasi air bersih, sektor dapur umum, hingga hunian PVC agar dapat segera dioperasikan.

Pangdam meminta pihak kontraktor pelaksana memaksimalkan potensi sumber daya yang ada agar target penyelesaian bisa dipenuhi tepat waktu.

​Dukungan penuh juga disuarakan oleh Administrator Perhutani KPH Bondowoso, Misbahul Munir.

Pihaknya mendukung pemanfaatan lahan di petak 28 dan 29i dengan total luas mencapai kisaran 50 hektare tersebut.

Ia menambahkan, percepatan kelengkapan aspek administrasi, termasuk pemenuhan mekanisme Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH), menjadi kunci krusial untuk menjamin kelancaran megaproyek ini.

​Di sela-sela peninjauan di Sumberwringin, Pangdam V/Brawijaya turut menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada kaum dhuafa serta menyaksikan pemutaran video testimoni dukungan dari perangkat desa dan warga setempat atas berdirinya satuan baru tersebut.

​Memasuki agenda kedua, Pangdam bersama rombongan bergeser untuk memeriksa progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda bertajuk “Negara Hadir Untuk Rakyat”.

Infrastruktur krusial ini dirancang untuk membuka akses dan menghubungkan Desa Gadingsari (Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso) dengan Desa Sumberargo (Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo).

​Setibanya di perbatasan, rombongan disambut oleh jajaran Forkopimcam Pakem sebelum menerima ekspos perkembangan fisik jembatan yang diproyeksikan memangkas isolasi geografis antarkabupaten tersebut.

​Sama seperti di titik pertama, Pangdam V/Brawijaya kembali menyerahkan paket bantuan sosial kepada masyarakat sekitar sekaligus menyaksikan paparan audio-visual mengenai tahapan konstruksi jembatan, yang nantinya akan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas sosial dan ekonomi warga di Bondowoso maupun Situbondo.

​Rangkaian kunjungan kerja ini mempertegas peran aktif TNI AD dalam menyokong akselerasi pembangunan daerah.

Hubungan sinergis yang kuat antara institusi TNI, pemerintah daerah, instansi sektoral, dan elemen masyarakat diharapkan terus terjaga agar seluruh target pembangunan infrastruktur strategis ini selesai tepat waktu dan memberikan kemaslahatan jangka panjang bagi publik.(red/damV)